Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 penuh
Kebijakan

B50 Berlaku Penuh di Seluruh SPBU, Pemerintah Mulai Kaji B60 untuk 2027

Masa transisi berakhir: sejak 1 Oktober 2026 solar B50 berlaku penuh di seluruh SPBU. Pertamina menyatakan B50 tersalur dari terminal hingga SPBU, sementara B60 mulai dikaji.

Nozel solar di SPBU modern dengan truk dan sepeda motor di latar belakang
Daftar isi (4 bagian)

Jakarta — Masa transisi resmi berakhir. Sejak Kamis (1/10/2026), bahan bakar solar dengan campuran 50% biodiesel atau B50 berlaku penuh di seluruh jaringan SPBU di Indonesia. Pemerintah pun mulai menyiapkan langkah berikutnya: kajian teknis B60 untuk 2027.

Kewajiban B50 sendiri sudah berlaku sejak 1 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026. Namun, pemerintah memberi kelonggaran tiga bulan—hingga 30 September 2026—agar badan usaha yang masih memegang stok B40 dapat menghabiskannya terlebih dahulu.

Dari 67 persen ke penuh

Penyaluran B50 naik bertahap selama masa transisi. Saat peluncuran pada Juli, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyebut cakupannya baru sekitar 67%. Menurut Eniya, seperti dikutip Sawit Indonesia dari CNBC Indonesia, penyaluran oleh Pertamina sudah melampaui 90% pada awal September, sementara rata-rata nasional—termasuk badan usaha swasta—berada di kisaran 80% sebelum ditargetkan penuh per 1 Oktober. "1 Oktober mulai semua titik sudah full B50," ujarnya.

Laporan pemerintah per pertengahan September mencatat 6.050 SPBU telah menyalurkan B50, sementara 362 SPBU lainnya masih dalam peralihan dari B40. Di Jawa Tengah, misalnya, Kementerian ESDM mencatat 860 dari 904 SPBU (sekitar 95%) sudah menyalurkan B50 dari enam terminal BBM di provinsi itu.

Pertamina: tersalur dari terminal hingga SPBU

PT Pertamina (Persero) menyatakan telah menyalurkan B50 di seluruh jaringan distribusinya. "Pertamina menyalurkan B50 di seluruh jaringan distribusinya, dari terminal BBM hingga SPBU," kata VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron kepada ANTARA, Kamis (1/10/2026).

Menurut Baron, masa transisi dimanfaatkan agar B50 dapat disalurkan penuh tanpa mengganggu ketersediaan bagi masyarakat dan dunia usaha. Pertamina juga menjaga mutu melalui pengujian rutin di terminal BBM dan pemantauan di titik layanan, sembari meningkatkan kapasitas penyimpanan, kesiapan penerimaan FAME, serta armada truk tangki melalui Pertamina Patra Niaga.

Peran badan usaha non-Pertamina tetap menjadi perhatian. Pertamina menguasai sekitar 80% distribusi BBM nasional, sehingga pemerintah juga memantau kepatuhan penyalur lain. Evaluasi menyeluruh pelaksanaan B50 dijadwalkan pada Desember 2026, dan badan usaha yang tidak memenuhi kewajiban pencampuran dapat dikenai sanksi administratif.

Bidik B60 pada 2027

Seiring berlakunya B50 penuh, pemerintah mulai mengkaji B60 untuk 2027. Menariknya, menurut laporan Sawit Indonesia, salah satu opsi yang dikaji adalah komposisi 50% FAME dan 10% hydrotreated vegetable oil (HVO)—bukan sekadar menambah porsi FAME. Komposisi final belum ditetapkan; kajian kebutuhan FAME untuk B60 diharapkan rampung Desember 2026. Opsi HVO sejalan dengan karakternya yang secara kimia menyerupai solar fosil sehingga lebih leluasa dicampurkan, meski harganya disebut sekitar 1,5–2 kali FAME. Selengkapnya: Mengenal B10 hingga B60. Baca: Biodiesel, HVO, dan Bioavtur: Apa Bedanya?

Angka-angka B50

  • Kebutuhan FAME: sekitar 16,7–18 juta kiloliter per tahun, setara 15,2–16,3 juta ton CPO.
  • Proyeksi penghematan devisa: hingga Rp170 triliun per tahun.
  • Proyeksi pengurangan emisi: sekitar 44,46 juta ton CO₂e pada 2026.
  • Proyeksi serapan tenaga kerja: sekitar 2,1 juta orang.

Seluruh angka di atas merupakan proyeksi pemerintah. Media Biodiesel akan mengikuti hasil evaluasi Desember untuk melihat realisasinya.

Sumber & Referensi

  • ANTARA, "Pertamina salurkan B50 di seluruh terminal BBM hingga SPBU" (1/10/2026) — antaranews.com
  • Sawit Indonesia, "Resmi Berlaku Full B50 Per 1 Oktober 2026, Indonesia Jadi Pionir Dunia Biofuel dan Bidik B60 di 2027" (Oktober 2026) — sawitindonesia.com
  • CNN Indonesia, "B50 Berlaku Penuh Mulai Besok 1 Oktober" (30/9/2026) — cnnindonesia.com
  • CNBC Indonesia, "Hari Ini Semua SPBU Pertamina Sudah Jual BBM B50, Segini Harganya" (1/10/2026) — cnbcindonesia.com
  • Palm Oil Magazine, "Indonesia's GAPPKES MIKEMINO Urges Greater Smallholder Role in National Biodiesel Supply Chain" (7/10/2026) — palmoilmagazine.com