TBS Riau 28 Oktober–3 November Naik: Plasma Rp3.785,87, Swadaya Rp3.739,83
Harga TBS umur sembilan tahun di Riau naik pada dua skema untuk periode 28 Oktober–3 November 2026; patokan plasma dan swadaya tidak sama.
Daftar isi (3 bagian)
Pekanbaru — Harga tandan buah segar (TBS) sawit Riau untuk tanaman umur sembilan tahun naik pada periode 28 Oktober–3 November 2026. Patokan mitra plasma menjadi Rp3.785,87 per kilogram, bertambah Rp40,45 dari pekan sebelumnya, sementara patokan petani mitra swadaya menjadi Rp3.739,83 per kilogram, naik Rp60,43. Kedua angka ini berlaku untuk skema berbeda dan tidak dapat disebut sebagai satu harga seluruh petani sawit Riau.
Plasma naik; dasar hitung perlu dibaca tepat
InfoSAWIT melaporkan keputusan tim harga plasma Riau nomor 40/TPH TBS-X/2026 ditetapkan setelah rapat pada Selasa, 27 Oktober. Harga Rp3.785,87 per kilogram berlaku bagi kelompok umur sembilan tahun, yang merupakan harga tertinggi dalam daftar umur yang dipublikasikan. Riau Pos, yang mengutip Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi, membenarkan kenaikan Rp40,45 atau 1,08 persen pada kelompok tersebut.
Riau Pos mencatat indeks K yang dipakai sebesar 93,69 persen dan nilai cangkang Rp14,73 per kilogram. Media itu menjelaskan sebagian pabrik kelapa sawit tidak melakukan penjualan; dalam kondisi tertentu, harga rata-rata tim atau harga KPBN digunakan sesuai ketentuan yang dirujuknya. Karena itu, harga CPO Rp15.130,75 per kilogram yang disebut Riau Pos sebagai rata-rata KPBN tidak sama dengan harga rata-rata tertimbang penjualan CPO plasma Rp15.112,11 per kilogram untuk 19–25 Oktober yang dicatat InfoSAWIT dari berita acara tim. Kedua sumber memakai basis berbeda, sehingga angkanya tidak perlu dipaksa sama.
Menurut InfoSAWIT, rata-rata tertimbang kernel pada periode penjualan itu adalah Rp12.828,81 per kilogram. Riau Pos menyebut harga rata-rata KPBN kernel Rp12.875 per kilogram. Penjelasan basis harga diperlukan agar pembaca tidak salah memperlakukan nilai komponen sebagai harga jual TBS di tingkat kebun.
Swadaya juga menguat, namun bukan tarif plasma
ANTARA Riau mengutip Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja bahwa harga mitra swadaya umur sembilan tahun naik Rp60,43 atau 1,64 persen menjadi Rp3.739,83 per kilogram. Dalam laporan yang sama, Defris mengaitkan kenaikan dengan pergerakan CPO dan inti sawit. Angka tersebut berbeda dari harga plasma Rp3.785,87, kendati tanggal berlakunya sama.
Pembaca yang membandingkan pekan ini dengan periode sebelumnya perlu memakai skema dan umur tanaman yang sama. ANTARA dalam laporan lain tentang diskusi B50 di Riau mencatat periode 21–27 Oktober menempatkan swadaya umur sembilan tahun di Rp3.679,40 per kilogram dan plasma pada Rp3.745,42. Laporan itu membahas harapan dampak program B50 terhadap perekonomian daerah, bukan mengukur secara terpisah pengaruh B50 terhadap perubahan harga TBS pekan ini.
Harga acuan tidak membuktikan dampak B50
Penetapan Riau merupakan acuan pembelian TBS mitra menurut periode dan kategori umur yang diumumkan tim. InfoSAWIT menyebut formula untuk plasma merujuk Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan memasukkan nilai cangkang berdasarkan aturan provinsi. Riau Pos juga melaporkan penggunaan aturan itu dalam rapat penetapan. Untuk membaca harga di luar Riau atau buah dari umur berbeda, rujukan provinsi dan skema pembelian masing-masing tetap diperlukan.
Kenaikan kedua skema pada pekan ini adalah fakta penetapan harga, sedangkan kaitan langsung dengan permintaan biodiesel B50 tidak dapat dihitung dari data ini saja. CPO, kernel, indeks, dan hasil penjualan membentuk patokan yang dilaporkan. Kebijakan biodiesel dapat menjadi konteks pasar sawit, tetapi perubahan Rp40,45 atau Rp60,43 tidak boleh seluruhnya diatribusikan kepada satu kebijakan tanpa analisis yang memisahkan faktor lain.
Untuk perkembangan berikutnya, pantau harga TBS menurut provinsi dan tanggal berlaku, serta bedakan harga acuan tim dari harga transaksi aktual di kebun. Patokan kali ini mulai berlaku 28 Oktober dan berakhir 3 November; setelahnya perlu keputusan baru, bukan asumsi bahwa harga tetap.
Sumber & Referensi
- InfoSAWIT, "Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 28 Oktober–3 November 2026 Naik, Umur 9 Tahun Rp3.785,87 per Kg" (27 Oktober 2026) — https://www.infosawit.com/2026/10/27/harga-tbs-sawit-plasma-riau-periode-28-oktober-3-november-2026-naik-umur-9-tahun-rp3-78587-per-kg/
- Riau Pos, "Naik, Harga Kelapa Sawit Mitra Pekan Ini Jadi Rp3.785 per Kg" (27 Oktober 2026) — https://riaupos.jawapos.com/ekonomi/2610270038/naik-harga-kelapa-sawit-mitra-pekan-ini-jadi-rp3785-per-kg
- ANTARA Riau, "Pelan-pelan, Harga TBS kelapa sawit di Riau merangkak naik" (27 Oktober 2026) — https://riau.antaranews.com/berita/456711/pelan-pelan-harga-tbs-kelapa-sawit-di-riau-merangkak-naik
- ANTARA, "Barisan Muda Riau nilai B50 buka peluang penguatan ekonomi daerah" (27 Oktober 2026) — https://www.antaranews.com/berita/5815267/barisan-muda-riau-nilai-b50-buka-peluang-penguatan-ekonomi-daerah
Jangan lewatkan kabar biodiesel
Newsletter mingguan: berita, harga, dan data terpenting sepekan dalam satu email tiap Jumat. Atau ikuti kanal kami untuk harga harian.