Agrinas Target 600 Ribu KL Biodiesel pada 2027, Status Lahan Torganda Masih Berproses
Agrinas menargetkan kontribusi 600.000 kL biodiesel pada akhir 2027. Penugasan PSN telah diumumkan, tetapi perubahan status 48.000 hektare lahan Torganda masih diproses.
Daftar isi (3 bagian)
Jakarta — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menargetkan kontribusi 600.000 kiloliter biodiesel untuk mendukung B50 paling lambat Desember 2027. Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani menyampaikan target itu setelah menerima dokumen penugasan Proyek Strategis Nasional (PSN) sawit di kantor Bappenas pada Jumat, 23 Oktober 2026. Angka tersebut masih merupakan sasaran perusahaan, bukan volume produksi atau pasokan yang sudah terealisasi.
Menurut laporan detikFinance, penugasan PSN ini berkaitan dengan penguatan tata kelola sawit negara dan sawit rakyat. Agrinas juga menyiapkan peremajaan kebun di bekas areal Torganda, Sumatera Utara. Namun, rencana kebun dan target biodiesel itu tidak boleh disamakan dengan kapasitas produksi yang sudah tersedia.
Target biodiesel dan penugasan PSN
Abdul Ghani mengatakan Agrinas ingin memperkuat program B50 dan mendukung agenda pemerintah di sektor energi. Tenggat Desember 2027 untuk kontribusi 600.000 kiloliter itu disampaikan sebagai target ke depan. Laporan detikFinance yang terpisah mengenai penyerahan dokumen PSN juga mencatat sasaran yang sama. Belum ada dalam kedua laporan tersebut rincian produksi bulanan, fasilitas yang sudah beroperasi untuk memasok volume itu, atau kontrak penyerapan yang membuktikan realisasi target.
Staf ahli sekaligus sekretaris tim koordinasi PSN Bappenas, Kurniawan Ariadi, menjelaskan bahwa program yang dirujuk adalah Percepatan Penguatan Tata Kelola Ekosistem Agribisnis Kelapa Sawit berdasarkan Perpres Nomor 68 Tahun 2026. Cakupannya meliputi sawit negara dan sawit rakyat pada lokasi tertentu, dengan Agrinas sebagai salah satu pelaksana di sektor hulu. Menurut laporan tersebut, Bappenas akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya. Penetapan sebagai pelaksana PSN bukan berarti seluruh komponen kebun dan industri biodiesel otomatis selesai dibangun.
Status lahan Torganda masih berproses
Agrinas merencanakan peremajaan di bekas areal Torganda seluas sekitar 48.000 hektare. Laporan detikFinance menyebut status lahan tersebut masih hutan produksi dan perusahaan sedang memproses perubahan status menjadi areal penggunaan lain sebelum pengurusan hak guna usaha. Tim terpadu telah dibentuk untuk tahapan penelitian lapangan. Karena keputusan perubahan status belum dilaporkan terbit, luas yang disebut merupakan cakupan rencana penanganan lahan, bukan luas kebun baru yang telah sah ditanami.
Laporan RMOL yang meliput agenda yang sama menegaskan urutan tersebut: usulan perubahan status, pemeriksaan lapangan, baru keputusan mengenai kawasan. Agrinas kemudian ingin mengembangkan kebun inti dan plasma. Penyebutan rencana ini tidak membuktikan bahwa hasil kebun Torganda dapat segera menjadi bahan baku untuk memenuhi target biodiesel tahun depan. Peremajaan, legalitas lahan, pengolahan, dan pasokan bahan baku merupakan tahapan yang berbeda.
Produktivitas petani menjadi bagian rencana
Abdul Ghani juga menyampaikan gagasan pendampingan petani plasma oleh petugas perusahaan. Menurut detikFinance dan RMOL, pendampingan itu meliputi pendanaan, organisasi, keuangan, dan teknik budidaya, dengan harapan produktivitas serta rendemen tandan buah segar petani mendekati kebun inti. Ini merupakan sasaran pembinaan, bukan hasil panen yang telah terukur. Belum ada data pembanding produktivitas petani sebelum dan sesudah program dalam laporan yang tersedia.
Relevansinya bagi B50 terletak pada keterhubungan kebun, bahan baku sawit, dan produksi biodiesel. Namun pembaca perlu memisahkan tiga hal: penugasan PSN yang diumumkan, proses perubahan status lahan yang belum selesai, serta target pasokan biodiesel pada 2027. Realisasi masing-masing memerlukan bukti tersendiri, termasuk keputusan status lahan dan laporan produksi yang dapat diverifikasi.
Perkembangan berikutnya yang patut dipantau adalah keputusan pemerintah mengenai lahan Torganda, pelaksanaan pendampingan plasma, dan data produksi biodiesel Agrinas. Sampai data tersebut tersedia, angka 600.000 kiloliter sebaiknya dibaca sebagai komitmen yang dituju perusahaan, bukan tambahan pasokan B50 yang sudah masuk ke pasar. Lihat pula panduan B50 dan data produsen biodiesel untuk konteks program nasional.
Sumber & Referensi
- detikFinance, "Dukung Program B50, Agrinas Targetkan Kontribusi 600 Ribu KL Biodiesel" (23 Oktober 2026) — https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8721318/dukung-program-b50-agrinas-targetkan-kontribusi-600-ribu-kl-biodiesel
- detikFinance, "Masuk PSN, Agrinas Palma Rencanakan Peremajaan Sawit di Torganda" (23 Oktober 2026) — https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8721281/masuk-psn-agrinas-palma-rencanakan-peremajaan-sawit-di-torganda
- RMOL, "Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat" (23 Oktober 2026) — https://rmol.id/read/2026/10/23/726025/masuk-psn-agrinas-palma-siapkan-model-pengelolaan-sawit-rakyat
Jangan lewatkan kabar biodiesel
Newsletter mingguan: berita, harga, dan data terpenting sepekan dalam satu email tiap Jumat. Atau ikuti kanal kami untuk harga harian.