Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 penuh
Harga & Pasar

El Niño, B50, dan Proyeksi USDA: Pasokan Sawit 2027 Jadi Penentu Arah Harga CPO

Analisis The Edge Malaysia menyebut dampak El Niño ke produksi sawit baru terasa sekitar setahun kemudian, sementara B50 Indonesia menyerap 16,3–17 juta ton CPO per tahun.

Kebun kelapa sawit dengan tanah kering dan pohon sawit pada musim kemarau
Daftar isi (4 bagian)

Kuala Lumpur — Harga CPO yang masih tinggi dibanding sebelum konflik AS–Iran kini dihadapkan pada dua kekuatan yang saling tarik: mandat B50 Indonesia yang menyerap pasokan, dan El Niño yang diperkirakan memangkas produksi pada 2027. Analisis The Edge Malaysia yang dimuat ulang pada 6 Oktober 2026 merangkum sejumlah angka kunci.

Harga dan pesaing minyak nabati

Menurut The Edge, kontrak berjangka CPO acuan berada 19,5% di atas level sebelum konflik AS–Iran dimulai, sementara minyak mentah Brent saat analisis itu ditulis diperdagangkan di kisaran US$104 per barel. Minyak kedelai disebut berharga sekitar US$300 per ton lebih mahal daripada sawit. David Ng dari IcebergX menilai selisih diskon sawit terhadap minyak kedelai sekitar US$50–US$100 per ton menjadi panduan kasar kapan pembeli mulai beralih.

Proyeksi USDA 2026/27

Indikator2026/27Sebelumnya
Produksi sawit global81,12 juta ton81,44 juta ton
Ekspor sawit global45,26 juta ton46,25 juta ton
Produksi Indonesia47,2 juta ton46,7 juta ton
Ekspor Indonesia23,5 juta ton23,8 juta ton
Produksi CPO Malaysia19,6 juta ton20,2 juta ton

The Edge menyebut sawit satu-satunya dari empat minyak nabati terbesar yang produksinya diperkirakan menyusut, sementara produksi minyak nabati global naik menjadi 245,4 juta ton dari 239,8 juta ton.

El Niño: dampak tertunda sekitar setahun

  • Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) disebut memberi peluang mendekati 100% bahwa El Niño bertahan hingga Februari 2027 dan menguat; NOAA menaksir peluang kejadian sangat kuat di atas 90%.
  • Musim hujan di Indonesia diperkirakan datang lebih lambat dari normal di sekitar 61% wilayah.
  • Ng memperkirakan jeda dampak ke produksi sekitar satu tahun atau lebih; Malaysian Palm Oil Council menyebut 9–12 bulan.
  • Estimasi Reuters yang dikutip The Edge menyebut produksi sawit Indonesia bisa turun 2%–8% pada 2027. Ng menilai penurunan 1%–2% masih dapat diserap, sedangkan sekitar 5% atau lebih akan signifikan.

Sebagai pembanding, setelah El Niño 2015, produksi CPO Malaysia turun 13,2% pada 2016 menjadi 17,32 juta ton, menurut data MPOB yang dikutip artikel tersebut.

Kebutuhan bahan baku B50

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, seperti dikutip The Edge, memperkirakan B50 memerlukan 16,3–17 juta ton CPO per tahun, naik dari 15,2 juta ton pada B40. Perkembangan penyaluran dapat dibaca di laporan kami tentang B50 di seluruh SPBU. Ulasan ini bukan rekomendasi investasi.

Sumber & Referensi

  • The Edge Malaysia via Hellenic Shipping News, "Palm oil's 2027 squeeze: B50, El Niño and stocks expected to gain the most" (6/10/2026) — hellenicshippingnews.com