Cek Fakta: Benarkah Video Solar Subsidi Tanjung Priok Rekam Penyelundupan? — Keliru
Video yang diklaim menunjukkan operasi penyelundupan solar subsidi di Tanjung Priok pada Oktober 2026 berlabel AI dan bukan bukti penggerebekan nyata.
Daftar isi (3 bagian)
Jakarta — Video yang beredar di Instagram pada 11 Oktober 2026 mengklaim memperlihatkan operasi penyelundupan solar bersubsidi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Vonis: Keliru. Unggahan aslinya justru berlabel “AI content”, sementara pemeriksaan Tirto dan Kompas menemukan tanda-tanda gambar sintetis. Video itu bukan bukti penggerebekan baru, pengiriman solar ke luar negeri, ataupun keterlibatan pejabat tinggi seperti yang disiratkan narasinya.
Klaim yang beredar dan jangkauannya
Dalam unggahan akun Instagram @leychazulay, keterangan video berbunyi “suasana panas aksi penyelundvp*n solar bersubsidi di kawasan tanjung priok”. Narasi suaranya menyebut dugaan truk pengangkut solar yang hendak dialihkan ke kapal tanker untuk dikirim ke luar negeri, serta dugaan hubungan dengan pejabat tinggi. Kata “dugaan” di dalam rekaman tidak mengubah masalah utamanya: gambar disajikan seolah dokumentasi operasi nyata. Video dan keterangannya masih dapat dilihat pada unggahan yang beredar, yang juga menampilkan label konten AI.
Tirto melaporkan pada 15 Oktober bahwa unggahan tersebut telah ditonton 141 ribu kali, disukai 7.682 akun, mendapat 1.672 komentar, dan dibagikan 2.462 kali pada saat pemeriksaannya. Angka itu adalah pengamatan Tirto pada tanggal tersebut, bukan hitungan terbaru. Kompas juga menemukan video dengan klaim serupa dibagikan lewat Facebook pada Oktober. Peredarannya penting diperiksa karena tuduhan penyalahgunaan subsidi dan keterlibatan pejabat dapat terbaca sebagai fakta ketika visual sintetis dibungkus gaya laporan lapangan.
Mengapa rekaman itu bukan bukti operasi?
Pemeriksaan visual Tirto menemukan badan truk tangki yang tampak menyatu tanpa jarak wajar, huruf “PERTAMINA” yang terdistorsi, arah bayangan yang tidak konsisten, dan struktur derek pelabuhan yang tidak masuk akal. Tirto juga mencatat label “Konten AI” pada unggahan serta menyebut hasil pemeriksaan Hive Moderation dengan probabilitas 99,9 persen konten buatan AI. Angka probabilitas dari alat pendeteksi bukan putusan hukum; ia merupakan petunjuk tambahan yang harus dibaca bersama kejanggalan visual dan label pada unggahan itu sendiri.
Kompas secara terpisah melaporkan tangga kapal yang terputus, kabin serta tangki truk yang saling menembus, dan detail petugas yang kabur. Timnya mengatakan menemukan penanda SynthID yang menunjukkan konten dihasilkan dengan model AI Google, selain hasil pemeriksaan Hive. Kami tidak mengulang pengujian alat tersebut secara mandiri; temuan teknis itu diatribusikan kepada dua redaksi yang melakukan pemeriksaan. Liputan6 meminta tanggapan Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso; menurutnya, dari tampilan dan narasi, konten yang beredar disinyalir merupakan produk AI. Pernyataan itu tidak boleh dibaca sebagai audit Pertamina terhadap semua aktivitas pelabuhan.
Kasus lama bukan bukti kejadian pada 2026
InfoPublik, kanal Komdigi, mengklasifikasikan klaim video Tanjung Priok ini sebagai hoaks dengan merujuk pemeriksaan Tirto. Kanal tersebut mengingatkan bahwa kasus penyalahgunaan solar subsidi di kawasan Tanjung Priok dan Jakarta Utara pernah diungkap pada 2022. Fakta historis itu tidak membenarkan klaim bahwa rekaman yang kini beredar memperlihatkan operasi baru pada Oktober 2026, apalagi membuktikan ada pejabat tinggi atau pengiriman ke luar negeri.
Dengan demikian, vonis Keliru berlaku untuk klaim bahwa video ini merekam operasi penyelundupan solar bersubsidi di Tanjung Priok pada Oktober 2026. Vonis ini bukan pernyataan bahwa penyalahgunaan solar tidak pernah terjadi di tempat lain atau pada waktu lain. Untuk menilai tuduhan pidana tertentu tetap diperlukan dokumen penyidikan, identitas perkara, waktu dan lokasi yang dapat dicek, bukan sekadar gambar truk dan narasi media sosial. Pembaca yang menjumpai ulang video ini sebaiknya memeriksa label AI dan sumber laporan sebelum meneruskannya.
Sumber & Referensi
- Instagram @leychazulay, “suasana panas aksi penyelundvp*n solar bersubsidi di kawasan tanjung priok” (11 Oktober 2026) — https://www.instagram.com/reel/DeWqqS9PK8U/
- Tirto, “Hoaks, Video Penyelewengan Solar Bersubsidi di Tanjung Priok” (15 Oktober 2026) — https://tirto.id/hoaks-video-penyelewengan-solar-bersubsidi-di-tanjung-priok-hDU9
- Liputan6.com, “Cek Fakta: Hoaks Video Penyelundupan Solar Bersubsidi di Tanjung Priok” (15 Oktober 2026) — https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/8314071/cek-fakta-hoaks-video-penyelundupan-solar-bersubsidi-di-tanjung-priok
- InfoPublik (Komdigi), “[HOAKS] Video Penyelewengan Solar Bersubsidi di Tanjung Priok” (17 Oktober 2026) — https://infopublik.id/kategori/cek-fakta/993530/hoaks-video-penyelewengan-solar-bersubsidi-di-tanjung-priok
- Kompas.com, “[HOAKS] Video Penyelundupan Solar Subsidi di Tanjung Priok pada Oktober 2026” (19 Oktober 2026) — https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/10/19/123839182/hoaks-video-penyelundupan-solar-subsidi-di-tanjung-priok-pada-oktober
Jangan lewatkan kabar biodiesel
Newsletter mingguan: berita, harga, dan data terpenting sepekan dalam satu email tiap Jumat. Atau ikuti kanal kami untuk harga harian.