Apa Itu B60? Biodiesel 60% Indonesia: Status, Target, dan Kebutuhannya
B60 adalah campuran 60% bahan bakar nabati dan 40% solar. Per Oktober 2026 masih kajian: target 2027 menurut Wamen ESDM, 2028 menurut Menteri ESDM, belum ada regulasi.
Daftar isi (6 bagian)
B60 adalah campuran bahan bakar diesel yang berisi 60% bahan bakar nabati dan 40% solar fosil. Dalam versi yang paling umum, porsi nabatinya berupa biodiesel sawit atau FAME, sehingga B60 berarti 60% FAME + 40% solar. Di Indonesia, B60 adalah tahap yang direncanakan setelah B50. Per 29 Oktober 2026 statusnya masih kajian: belum ada keputusan menteri yang mewajibkannya, komposisinya belum final, dan kajian pemerintah ditargetkan rampung Desember 2026.
Penulisan "B60", "B-60", dan "B 60" merujuk hal yang sama. Angka di belakang huruf B selalu menunjukkan persentase bahan bakar nabati dalam campuran; penjelasan kode lainnya ada di Mengenal B10 hingga B60.
Apa itu B60 biodiesel?
Pada B60, setiap 100 liter bahan bakar berisi 60 liter komponen nabati dan 40 liter solar fosil. Bandingkan dengan B50 yang kini dijual di SPBU, yaitu 50 liter FAME dan 50 liter solar.
Pemerintah sedang menimbang dua resep:
- 60% FAME + 40% solar, yaitu kelanjutan langsung dari pola B10 hingga B50.
- 50% FAME + 10% HVO + 40% solar. HVO (hydrotreated vegetable oil) adalah diesel terbarukan hasil proses hidrogenasi minyak nabati. Produsen HVO Neste menyebutnya pengganti langsung (drop-in) solar fosil. Menurut Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi, harga HVO sekitar 1,5–2 kali FAME.
Status B60 di Indonesia per Oktober 2026
B60 sudah masuk agenda sebelum Prabowo Subianto dilantik. Pada 14 Oktober 2024, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan program Prabowo mencakup B50 dan B60 dan bahwa pemerintah "lagi menghitung" B60, menurut kumparan. Kronologi berikutnya:
- April 2026. Peta jalan resmi pemanfaatan bahan bakar nabati, Kepmen ESDM 113/2026, menjadwalkan B50 untuk segmen PSO pada 2027 dan untuk semua segmen pada 2028, lalu bertahan di B50 hingga 2030. Peta jalan ini tidak mencantumkan B60, menurut ringkasan laporan USDA. B50 kemudian dimajukan ke 1 Juli 2026.
- 9 Juli 2026. Saat meresmikan B50 di Rest Area KM 57 Karawang, Presiden Prabowo berkata, "Teruskan, jangan berhenti di B50, kalau bisa B60." Ia bertanya, "Bulan apa B60?" Menurut detikOto, Bahlil menjawab, "2028."
- 14–15 Juli 2026. Eniya mengatakan pemerintah tidak akan terburu-buru ke B60 selama B50 masih berjalan. Ia meminta peneliti menghitung apakah B60 cukup berupa "50 plus 10" (CNBC Indonesia). Peneliti dari ITB, BRIN, dan IPB diminta bergabung dalam kajian itu (Bloomberg Technoz).
- 2 September 2026. Di IndoEBTKE ConEx 2026, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut B60 akan mulai diterapkan tahun depan sesuai pernyataan Presiden. Ia menambahkan bahwa B60 akan mencakup segmen PSO dan non-PSO dan bahwa pasokan CPO serta industri FAME harus disiapkan. Eniya menegaskan B60 belum masuk uji resmi dan spesifikasi FAME masih perlu dikonsolidasikan. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) diminta mengkaji FAME untuk B60 dengan target selesai Desember 2026 (ANTARA, Investortrust, AHK Indonesia).
- 3 September 2026. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mohammad Alfansyah mempertanyakan kesiapan pasokan HVO. Menurutnya, produksi HVO Pertamina masih berskala riset untuk kebutuhan internal (Bloomberg Technoz).
- 14 September 2026. Wilmar menilai kenaikan campuran di atas B50 akan membutuhkan kapasitas produksi baru (S&P Global via UkrAgroConsult). Baca: Wilmar: B60 Butuh Kapasitas Biodiesel Baru.
- 9 Oktober 2026. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono menilai B60 tidak memungkinkan diterapkan pada 2027 (Sawit Indonesia). Baca: GAPKI: B60 2027 Dinilai Belum Realistis.
Kesimpulannya: target resmi yang paling sering disebut adalah 2027 (Wamen ESDM, September 2026), sementara Menteri ESDM pernah menyebut 2028. Keduanya masih target, bukan jadwal yang diatur regulasi. Sementara itu, B50 sendiri baru ditargetkan penuh di seluruh SPBU mulai 1 Oktober 2026. Per September, sekitar 6.050 SPBU atau 94% sudah menyalurkannya, dan evaluasi menyeluruh dijadwalkan Desember 2026. Perkembangannya bisa dipantau di B50 Berlaku Penuh, Pemerintah Kaji B60 dan data mandatori biodiesel.
Apa yang dibutuhkan B60?
Volume FAME
Kementerian ESDM memperkirakan B50 membutuhkan 16,7–18 juta kiloliter (kL) FAME per tahun, setara 15,2–16,3 juta ton CPO. Belum ada angka resmi untuk B60. Sebagai hitungan sederhana redaksi: jika konsumsi solar tetap, menaikkan porsi nabati dari 50% ke 60% menambah kebutuhan sekitar seperlima, atau kira-kira 20–21,6 juta kL FAME. Angka ini ilustrasi, bukan proyeksi resmi.
Kertas kerja peneliti Bank Indonesia (WP/05/2025) mensimulasikan B60 membutuhkan 21,42 juta kL biodiesel, 25,2 juta ton CPO, dan sekitar 6,3 juta hektare lahan. Ini hasil model, bukan sikap resmi BI. Ringkasannya ada di Ringkasan Riset: Kertas Kerja BI.
Jika memakai resep 50% FAME + 10% HVO, kebutuhan FAME bisa tetap di level B50, tetapi harus ada pasokan HVO dalam jumlah besar. Menurut BPDP, pasokan itu belum tersedia.
Kapasitas produksi
Menurut Kementerian ESDM (Juli 2026), kapasitas terpasang pabrik biodiesel nasional sekitar 22 juta kL per tahun, dengan utilisasi sekitar 80%. Bahkan untuk B50, Eniya menyebut masih dibutuhkan sekitar empat pabrik baru, dan satu pabrik butuh sekitar 1,5 tahun untuk dibangun. Dengan hitungan itu, pabrik yang mulai dibangun akhir 2026 baru bisa beroperasi sekitar 2028. Daftar pabrik ada di direktori produsen biodiesel. Lihat juga ESDM: Masih Butuh 4 Pabrik Biodiesel Baru dan penjajakan pabrik FAME Bayas dalam Agrinas–Pertamina Kaji Pabrik FAME Bayas.
CPO dan ekspor
GAPKI memproyeksikan kebutuhan sawit untuk biodiesel naik menjadi 17,4 juta ton pada 2027 jika B50 berjalan setahun penuh. Akibatnya, ekspor diperkirakan turun sekitar 5 juta ton menjadi 26,5 juta ton. Jika B60 diterapkan pada 2027, GAPKI memperkirakan kebutuhan CPO untuk biofuel membengkak hingga 21 juta ton dan ekspor bisa anjlok ke 23 juta ton (Sawit Indonesia). Semua angka ini proyeksi asosiasi. Menurut GAPKI, pembeli di Eropa dan India sudah khawatir pasokan berkurang dan harga minyak nabati dunia ikut terguncang. Pantau harga CPO hari ini.
Dalam simulasi kertas kerja BI, PDB riil turun 0,71% dari baseline pada skenario B60, lebih dalam dibanding B50 (0,54%). Penyebabnya, devisa ekspor CPO yang hilang melampaui penghematan impor solar.
Pendanaan lewat pungutan ekspor (BPDP)
Selisih harga biodiesel dan solar ditutup BPDP dari pungutan ekspor sawit, yang naik dari 10% menjadi 12,5% mulai Maret 2026. Laporan USDA mencatat saldo dana BPDP turun dari Rp36 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp18,5 triliun pada akhir 2025, karena pembayaran insentif melampaui penerimaan pungutan. Kebutuhan insentif 2026 sendiri diperkirakan Rp32–32,3 triliun (Pendanaan B50). Analisis redaksi: B60 berpotensi menambah beban di dua sisi, yaitu volume yang disubsidi bertambah sementara ekspor yang menjadi sumber pungutan menyusut. GAPKI mengingatkan agar kekurangan dana tidak ditutup dengan menaikkan pungutan karena bisa menekan harga TBS petani.
Spesifikasi teknis dan mesin
Eniya menyebut tantangan utama B60 ada pada spesifikasi FAME. Untuk B50, pemerintah sudah memperketat tiga parameter mutu B100 dibanding B40: kadar air maksimal 300 ppm (sebelumnya 320 ppm), monogliserida maksimal 0,47% massa (sebelumnya 0,5%), dan stabilitas oksidasi minimal 900 menit (sebelumnya 720 menit). Menurut BRIN, FAME mudah menyerap air, lebih rentan teroksidasi, dan bisa memicu endapan (sludge) yang menyumbat filter. Nilai kalornya juga lebih rendah daripada solar. Makin tinggi porsi FAME, makin besar pengaruhnya. Karena itu B60 perlu uji laboratorium dan uji jalan seperti B40 dan B50, yang per September 2026 belum dimulai.
B40 vs B50 vs B60: perbandingan
| Aspek | B40 | B50 | B60 |
|---|---|---|---|
| Komposisi | 40% FAME + 60% solar | 50% FAME + 50% solar | 60% nabati + 40% solar; opsi 60% FAME atau 50% FAME + 10% HVO (belum final) |
| Mulai berlaku | Januari 2025 | Wajib 1 Juli 2026 (Kepmen ESDM 257.K/EK.01/MEM.E/2026); target penuh di semua SPBU 1 Oktober 2026 | Belum ada regulasi. Target: 2027 (Wamen ESDM) atau 2028 (Menteri ESDM, 9 Juli 2026) |
| Volume biodiesel | Alokasi 2025: 15,6 juta kL; realisasi 2025: 14,2 juta kL | Alokasi 2026: 16,7 juta kL untuk 26 produsen; kebutuhan 16,7–18 juta kL/tahun | Belum ditetapkan; simulasi BI: 21,42 juta kL |
| Uji jalan | Uji jalan 2022 | 40.000–50.000 km (hasil sementara aman menurut ESDM) | Belum masuk uji resmi (per September 2026) |
Sumber tabel: Kementerian ESDM, USDA, dan Argus Media (alokasi B50).
Apa artinya bagi pemilik kendaraan?
Untuk saat ini, belum ada yang berubah. Bahan bakar diesel bercampur biodiesel yang dijual di SPBU adalah B50, dan tidak ada SPBU yang menjual B60. Jika B60 kelak diwajibkan, pemerintah biasanya lebih dulu menerbitkan spesifikasi baru dan hasil uji jalan bersama produsen kendaraan, seperti pada B40 dan B50.
Kebiasaan perawatan di era B50 tetap relevan: kuras water separator secara rutin, ganti filter bahan bakar sesuai jadwal pabrikan, dan jangan menyimpan solar terlalu lama. Pengelola armada sebaiknya meminta laporan hasil uji dari pemasok, sesuai saran BRIN. Panduan lengkapnya ada di Panduan B50, Apakah B50 Aman untuk Mesin Diesel?, dan Cara Merawat Tangki dan Filter Solar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah B60 sudah berlaku?
Belum. Per 29 Oktober 2026, yang wajib adalah B50. B60 masih dikaji dan belum diatur dalam keputusan menteri.
Kapan B60 diterapkan di Indonesia?
Pemerintah menargetkan 2027, menurut Wamen ESDM pada September 2026. Menteri ESDM pernah menyebut 2028. Keputusan bergantung pada kajian BPDP yang ditargetkan rampung Desember 2026 dan evaluasi B50 pada bulan yang sama. GAPKI menilai 2027 tidak memungkinkan.
Apa beda B50 dan B60?
B50 berisi 50% FAME. B60 berisi 60% bahan bakar nabati. Bedanya, porsi nabati naik 10 poin persentase. Jika semuanya FAME dan konsumsi solar tetap, kebutuhan bahan baku naik sekitar seperlima. Ada juga kemungkinan sebagian porsi nabatinya berupa HVO, bukan FAME.
Apakah B60 sama dengan HVO 60%?
Tidak. Opsi yang dikaji pemerintah adalah HVO 10% di atas FAME 50%. HVO dalam porsi besar belum tersedia di dalam negeri.
Bagaimana dengan B70 hingga B100?
Masih sebatas aspirasi. Kertas kerja BI mensimulasikan hingga B70. Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo berharap bahan baku B50–B100 berasal dari lahan terdegradasi (baca selengkapnya). Belum ada regulasi untuk tahap-tahap tersebut.
Sumber & Referensi
- ANTARA, "ESDM kaji kesiapan CPO untuk penerapan biodiesel B60 pada 2027" (2 September 2026) — https://www.antaranews.com/berita/5722788/esdm-kaji-kesiapan-cpo-untuk-penerapan-biodiesel-b60-pada-2027
- Investortrust, "Prabowo Mau B60 Jalan 2027, Sudah Sejauh Mana Persiapannya?" (2 September 2026) — https://investortrust.id/business/114973/prabowo-mau-b60-jalan-2027-sudah-sejauh-mana-persiapannya
- AHK Indonesia (EKONID), "Indonesia Targets B60 Biodiesel Implementation in 2027" (3 September 2026) — https://indonesien.ahk.de/en/infohub_news/indonesia-targets-b60-biodiesel-implementation-in-2027
- detikOto, "B50 Baru Rilis, Presiden Prabowo: B60 Bulan Apa?" (9 Juli 2026) — https://oto.detik.com/berita/d-8570250/b50-baru-rilis-presiden-prabowo-b60-bulan-apa
- Katadata, "Usai Resmikan B50, Prabowo Instruksikan Pengembangan Biodiesel B60" (9 Juli 2026) — https://katadata.co.id/amp/berita/energi/6a4f714ca6558/usai-resmikan-b50-prabowo-instruksikan-pengembangan-biodiesel-b60
- CNBC Indonesia, "BBM Biodiesel B50 Sudah Terbit, RI Bakal Lanjut ke B60?" (15 Juli 2026) — https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715141919-4-751026/bbm-biodiesel-b50-sudah-terbit-ri-bakal-lanjut-ke-b60
- Bloomberg Technoz, "RI Mau Bikin Biodiesel B60: Butuh Riset Aspek Teknis hingga Harga" (Juli 2026) — https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/115052/ri-mau-bikin-biodiesel-b60-butuh-riset-aspek-teknis-hingga-harga
- Bloomberg Technoz, "Wacana B60 Pakai HVO: BPDP Cemas Kapasitas Pertamina, Biaya Mahal" (September 2026) — https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/120492/wacana-b60-pakai-hvo-bpdp-cemas-kapasitas-pertamina-biaya-mahal
- kumparan, "Prabowo Mulai Hitung Implementasi B60 untuk Capai Kedaulatan Energi" (14 Oktober 2024) — https://kumparan.com/kumparanbisnis/prabowo-mulai-hitung-implementasi-b60-untuk-capai-kedaulatan-energi-23iM1VgT4ZL
- UkrAgroConsult (mengutip S&P Global), "Indonesia's move to B60 will require new biodiesel capacity — Wilmar" (14 September 2026) — https://ukragroconsult.com/en/news/indonesias-move-to-b60-will-require-new-biodiesel-capacity-wilmar/
- Sawit Indonesia, "Tekanan Produksi dan Penurunan Devisa, GAPKI Sebut Mandatori B60 pada 2027 Tidak Mungkin Diterapkan" (12 Oktober 2026) — https://sawitindonesia.com/tekanan-produksi-dan-penurunan-devisa-gapki-sebut-mandatori-b60-pada-2027-tidak-mungkin-diterapkan/
- GAPKI, "GAPKI: Ekspor Sawit 2027 Berpotensi Turun 5 Juta Ton, Kenaikan Pungutan Ekspor Bisa Tekan Harga TBS" (12 Oktober 2026) — https://gapki.id/news/2026/10/12/gapki-ekspor-sawit-2027-berpotensi-turun-5-juta-ton-kenaikan-pungutan-ekspor-bisa-tekan-harga-tbs/
- Bank Indonesia, "Pushing Biodiesel Boundaries: B50 & Beyond – Promise or Premature?" (WP/05/2025) — https://www.bi.go.id/en/publikasi/kajian/Documents/WP-05-2025.pdf
- USDA Foreign Agricultural Service, "Indonesia: Biofuels Annual" (ID2026-0033, 14 Agustus 2026) — https://apps.fas.usda.gov/newgainapi/api/Report/DownloadReportByFileName?fileName=Biofuels%20Annual_Jakarta_Indonesia_ID2026-0033
- KabarBursa, "ESDM Bidik Empat Pabrik Biodiesel Baru untuk Dukung B50" (13 Juli 2026) — https://www.kabarbursa.com/makro/esdm-bidik-empat-pabrik-biodiesel-baru-untuk-dukung-b50
- KabarBursa, "Dirjen EBTKE Sebut Penyaluran B50 Tembus 10,69 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Menyalurkan" (8 September 2026) — https://www.kabarbursa.com/ekonomi-hijau/dirjen-ebtke-sebut-penyaluran-b50-tembus-1069-juta-kl-94-persen-spbu-sudah-menyalurkan.md
- KabarBursa, "B50 Punya Risiko Berbeda dari Solar, BRIN Minta Pengguna Perketat Perawatan" (2 Oktober 2026) — https://www.kabarbursa.com/makro/b50-punya-risiko-berbeda-dari-solar-brin-minta-pengguna-perketat-perawatan
- Kementerian ESDM, "Uji Jalan B50 Sektor Otomotif Tunjukkan Hasil Aman" (21 April 2026) — https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/uji-jalan-b50-sektor-otomotif-tunjukkan-hasil-aman
- Argus Media, "Indonesia sets biodiesel production volumes for B50" (29 Juli 2026) — https://www.argusmedia.com/en/news-and-insights/latest-market-news/2858229-indonesia-sets-biodiesel-production-volumes-for-b50
- ANTARA, "B50 biodiesel could save Indonesia US$9.18 billion in forex by 2026" (21 April 2026) — https://en.antaranews.com/news/413160/b50-biodiesel-could-save-indonesia-us918-billion-in-forex-by-2026
- CNN Indonesia, "B50 Berlaku Penuh Mulai Besok 1 Oktober" (30 September 2026) — https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260930165107-85-1410096/b50-berlaku-penuh-mulai-besok-1-oktober
- KabarBursa, "Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Pastikan Pendanaan B50 Tetap Aman" (28 Juli 2026) — https://www.kabarbursa.com/makro/harga-minyak-dunia-naik-pemerintah-pastikan-pendanaan-b50-tetap-aman
- Bloomberg Technoz, "Pungutan Ekspor CPO Naik Jadi 12,5% per Maret 2026" (21 Januari 2026) — https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/96971/pungutan-ekspor-cpo-naik-jadi-12-5-per-maret-2026-demi-b40-lagi
- Neste, "Neste MY Renewable Diesel" — https://www.neste.com/products-and-innovation/neste-my-renewable-diesel
Jangan lewatkan kabar biodiesel
Newsletter mingguan: berita, harga, dan data terpenting sepekan dalam satu email tiap Jumat. Atau ikuti kanal kami untuk harga harian.