Selasa, 20 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Berita

Pasokan FAME Menuju Jatim, Stok BBM 60.000 kL; Kenaikan Masih Proyeksi

Emil Dardak menyebut stok BBM Jawa Timur 60.000 kL pada 19 Oktober. Kapal pembawa FAME termasuk dalam pasokan masuk, tetapi kenaikan ke 80.000 kL belum terkonfirmasi.

Ilustrasi terminal penimbunan dan distribusi BBM di kawasan pesisir Jawa Timur
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Surabaya — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan stok BBM di provinsinya pada 19 Oktober 2026 berjumlah sekitar 60.000 kiloliter (kL), setara enam hari kebutuhan. Saat meninjau terminal Pertamina di Surabaya pada Senin itu, ia menyebut kapal pengangkut solar, Pertalite, dan fatty acid methyl ester (FAME), bahan pencampur Biosolar, sedang menuju wilayah tersebut. Emil memperkirakan stok akan bertambah menjadi 80.000 kL atau delapan hari kebutuhan pada 20 Oktober. Angka terakhir adalah proyeksi kedatangan pasokan, bukan konfirmasi bahwa seluruh muatan telah masuk.

FAME masuk dalam rencana pemulihan pasokan

iNews melaporkan Emil melakukan inspeksi ke Pertamina Integrated Terminal Surabaya di Jalan Perak Barat setelah antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU kawasan Tapal Kuda. Menurut laporan itu, pengiriman BBM ke Jawa Timur sempat menyusut dari akhir September hingga pertengahan Oktober dan menyebabkan sebagian SPBU mengalami kekosongan sementara, termasuk di kawasan Banyuwangi. Pemerintah provinsi menyatakan Pertamina sedang mempercepat distribusi agar ritmenya kembali normal.

Bisnis.com juga melaporkan hasil inspeksi terminal pada 19 Oktober: stok 60.000 kL dengan ketahanan enam hari, sedangkan pasokan masuk diperkirakan mengangkat stok ke 80.000 kL atau delapan hari. Dalam laporan tersebut, Emil menyebut ada SPBU dalam kondisi kritis, tetapi jumlahnya di bawah sepuluh. Keterangan itu perlu dibaca sebagai potret saat inspeksi, bukan jaminan bahwa seluruh SPBU di Jawa Timur langsung kembali lancar pada hari yang sama.

Mengapa kedatangan FAME penting bagi Biosolar?

FAME merupakan komponen nabati yang dicampur dengan solar untuk menghasilkan bahan bakar biodiesel. Karena itu, penyebutannya bersama kiriman solar dalam laporan stok relevan bagi pembaca yang mengikuti pasokan Biosolar, bukan sekadar persediaan bensin. Namun, dua laporan tersebut tidak merinci volume FAME dalam kapal, lokasi pembongkaran tiap muatan, atau volume Biosolar yang sudah tersalur sesudah inspeksi. Mengubah proyeksi kenaikan stok total BBM menjadi angka pasti pasokan biodiesel akan melampaui informasi yang tersedia.

Angka 60.000 kL juga merujuk pada stok BBM secara keseluruhan di Jawa Timur sebagaimana disampaikan Emil; itu bukan volume FAME maupun volume Biosolar saja. Demikian pula, ketahanan enam hari dihitung terhadap kebutuhan BBM yang dirujuk dalam pernyataannya. Pembaca sebaiknya tidak memakai angka itu sebagai ukuran mandiri ketersediaan campuran biodiesel di setiap SPBU. Perbedaan antara stok di terminal dan stok yang benar-benar tiba di pompa penting terutama ketika antrean telah muncul di tingkat ritel.

Menurut iNews, Pemprov Jawa Timur meminta warga membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian panik. Imbauan itu disampaikan bersamaan dengan komitmen pemulihan distribusi dari Pertamina, bukan sebagai bukti bahwa persoalan antrean sudah selesai. Per 19 Oktober, hasil yang dapat diverifikasi dari kedua pemberitaan ialah besaran stok yang disampaikan Emil serta rencana pasokan tambahan. Status kedatangan kapal dan penyebaran produk hingga seluruh SPBU perlu ditinjau lagi melalui laporan distribusi berikutnya.

Bagi pembaca yang memantau harga dan informasi solar serta mandatori biodiesel, kejadian ini menunjukkan pentingnya memisahkan persediaan total BBM, pasokan komponen FAME, dan pelayanan nyata di SPBU. Ketiganya terkait dalam rantai distribusi, tetapi tidak dapat diperlakukan sebagai angka yang identik. Media Biodiesel akan menempatkan proyeksi 80.000 kL sebagai target yang dilaporkan hingga tersedia konfirmasi realisasi.

Sumber & Referensi