Rabu, 14 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Panduan Praktis

Cara Membaca Harga CPO: Bedanya Tender KPBN, Bursa Malaysia, ICDX, dan Harga Referensi Kemendag

Empat acuan harga CPO memakai satuan, mata uang, dan periode berbeda. Ini cara membacanya dan bagaimana harga CPO mengalir ke harga TBS petani serta HIP biodiesel.

Tangki timbun minyak sawit mentah di terminal pelabuhan dengan kapal tanker bersandar
Grafis: Media Biodiesel.
Daftar isi (4 bagian)

"Harga CPO" yang dikutip setiap hari sebenarnya berasal dari empat acuan berbeda. Tender KPBN mencatat harga fisik domestik dalam rupiah per kilogram. Bursa Malaysia memperdagangkan kontrak berjangka dalam ringgit per ton. ICDX menyediakan kontrak CPO dalam rupiah per kilogram. Harga referensi Kementerian Perdagangan (Kemendag) ditetapkan bulanan dalam dolar AS per ton untuk menghitung bea keluar dan pungutan ekspor. Karena satuan, lokasi, dan waktunya berbeda, angkanya hampir tidak pernah sama. Untuk harga Oktober 2026, Kemendag mencatat rata-rata periode 20 Agustus–19 September 2026 sebesar US$938,89 per ton di bursa CPO Indonesia, US$1.145,42 di bursa Malaysia, dan US$1.526,56 di pelabuhan Rotterdam.

AcuanSatuanFrekuensiDipakai untuk
Tender KPBNRp/kg, belum termasuk PPNHarian (hari kerja)Patokan harga fisik domestik, HIP biodiesel
Bursa Malaysia (FCPO)Ringgit (RM)/tonHarian, kontrak berjangkaAcuan harga global
ICDXRp/kg, belum termasuk PPNHari kerja, kontrak berjangkaLindung nilai dan acuan harga dalam rupiah
Harga referensi KemendagUS$/tonBulananBea keluar dan pungutan ekspor

Empat acuan, empat cara membaca

Tender KPBN. PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), anak usaha holding perkebunan PTPN III, menjual komoditas perkebunan lewat tender elektronik. Laporan tendernya biasanya menyebut harga dalam rupiah per kilogram, belum termasuk PPN, untuk lokasi penyerahan tertentu seperti franco Belawan dan Dumai. Tanda "WD" (withdraw) berarti penawaran tertinggi belum mencapai harga yang diminta penjual, sehingga barang ditarik. Pantau angka terbaru di halaman harga CPO hari ini.

Bursa Malaysia. Kontrak berjangka CPO (FCPO) di Bursa Malaysia Derivatives dikutip dalam ringgit per ton. Kontrak bulan ketiga lazim dipakai sebagai patokan. Media sering menyebutnya FCPOc3. Karena berjangka, harganya mencerminkan ekspektasi pasar beberapa bulan ke depan, bukan harga barang yang diserahkan hari itu.

ICDX. Spesifikasi kontrak CPO berjangka ICDX (kode CPOTR) menetapkan ukuran 5 ton per lot, harga dalam rupiah per kilogram berbasis ex-tank Belawan dan Dumai, belum termasuk PPN, dengan kenaikan harga minimum Rp5 per kg.

Harga referensi Kemendag. Angka ini dihitung dari rata-rata harga di bursa CPO Indonesia, bursa Malaysia, dan pelabuhan Rotterdam pada periode sebelumnya. Jika selisih ketiganya lebih dari US$40, Permendag 35/2025 memakai rata-rata dua sumber yang menjadi median dan terdekat dengan median. Untuk Oktober 2026, harga referensi ditetapkan US$1.042,15 per ton dari sumber Indonesia dan Malaysia, dengan bea keluar US$178 per ton dan pungutan ekspor 12,5%.

Cara membandingkan angka dengan benar

  1. Samakan satuan. Satu ton sama dengan 1.000 kg. Harga Rp15.217 per kg setara Rp15,2 juta per ton.
  2. Samakan mata uang memakai kurs pada tanggal yang sama, misalnya kurs tengah Bank Indonesia.
  3. Cek tanggal dan periodenya. Tender KPBN adalah harga hari itu, FCPO adalah harga kontrak bulan depan, sedangkan harga referensi adalah rata-rata sebulan sebelumnya.
  4. Cek lokasi dan pajak. Harga domestik dikutip di tangki pelabuhan dan belum termasuk PPN, sementara ekspor dari Indonesia menanggung bea keluar dan pungutan.

Yang perlu disiapkan sebelum membandingkan:

  • Kurs rupiah per dolar AS dan ringgit per dolar AS pada tanggal yang sama.
  • Bulan kontrak yang dikutip (untuk harga bursa).
  • Periode rata-rata yang dipakai harga referensi atau HIP.
  • Daftar istilah seperti FOB, franco, dan indeks K di glosarium.

Dari harga CPO ke harga TBS petani

Menurut Permentan 13/2024, harga TBS pekebun mitra ditetapkan kepala dinas perkebunan provinsi atas nama gubernur, berdasarkan usulan tim yang terdiri dari pemerintah daerah, pabrik kelapa sawit, dan kelembagaan pekebun. Rumusnya: harga TBS = indeks K × (harga CPO × rendemen CPO + harga inti sawit × rendemen inti sawit). Harga CPO yang dipakai adalah rata-rata tertimbang penjualan ekspor (FOB) dan lokal perusahaan, bukan langsung harga bursa. Jika tidak ada penjualan atau selisih antaranggota tim lebih dari 2,5%, tim boleh memakai rata-rata pabrik anggota tim, harga kantor pemasaran bersama milik BUMN (KPBN), atau harga bursa CPO Indonesia. Tim rapat paling sedikit dua pekan sekali, dan indeks K ditetapkan sebulan sekali. Lihat hasilnya per provinsi di harga TBS hari ini.

Dari harga CPO ke HIP biodiesel

Kementerian ESDM menghitung harga indeks pasar (HIP) biodiesel dari rata-rata harga CPO KPBN: HIP = (rata-rata CPO KPBN + US$85 per ton) × 870 kg/m³ + ongkos angkut. Angka US$85 per ton adalah biaya konversi CPO menjadi biodiesel, dan 870 kg/m³ mengubah kilogram menjadi liter. Untuk Juli 2026, rata-rata CPO KPBN periode 25 Mei–24 Juni 2026 sebesar Rp15.217 per kg menghasilkan HIP Rp14.562 per liter di luar ongkos angkut. Riwayat bulanannya ada di data HIP biodiesel.

Sumber & Referensi

Baca Selanjutnya