Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Harga & Pasar

Harga TBS Petani Swadaya Riau Tembus Rp4.007,05/Kg pada 8–14 April 2026, Plasma Rp4.075,41

Disbun Riau menetapkan harga TBS tertinggi Rp4.007,05 per kg untuk periode 8–14 April 2026, naik dua pekan beruntun seiring kenaikan harga CPO dan kernel.

Tumpukan tandan buah segar sawit di bak truk di titik pengumpulan Riau
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Pekanbaru — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk petani swadaya di Riau menembus Rp4.000 per kilogram pada periode penetapan 8–14 April 2026. Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menetapkan harga tertinggi, yaitu untuk tanaman umur 9 tahun, sebesar Rp4.007,05 per kg. Harga ini naik Rp39,23 atau 0,99% dari pekan sebelumnya. Harga TBS untuk petani mitra plasma naik lebih tajam, yakni Rp124,79 atau 3,16%, menjadi Rp4.075,41 per kg.

Dua pekan berturut-turut naik

Kenaikan ini menyambung tren pekan sebelumnya. Pada periode 1–7 April 2026, ANTARA melaporkan harga TBS petani swadaya umur 9 tahun naik Rp125,13 atau 3,26% menjadi Rp3.967,83 per kg. Saat itu harga untuk mitra plasma naik Rp64,13 atau 1,65% menjadi Rp3.950,63 per kg.

PeriodeSwadaya (umur 9 th)Mitra plasma
1–7 April 2026Rp3.967,83/kg (+3,26%)Rp3.950,63/kg (+1,65%)
8–14 April 2026Rp4.007,05/kg (+0,99%)Rp4.075,41/kg (+3,16%)

Dalam dua pekan itu, harga petani swadaya naik total sekitar Rp164 per kg. Harga plasma naik hampir Rp189 per kg.

Didorong harga CPO dan inti sawit

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Defris Hatmaja menjelaskan bahwa kenaikan TBS dipicu naiknya harga jual CPO dan inti sawit (kernel). Untuk periode 8–14 April, harga CPO yang dipakai dalam penetapan tercatat Rp16.041,67 per kg dan kernel Rp15.760 per kg. Sepekan sebelumnya, CPO tercatat Rp15.663,50 per kg dan kernel Rp15.385 per kg.

Laporan IQPlus/ANTARA untuk kedua periode memuat angka kenaikan CPO dan kernel yang tidak konsisten. Untuk periode 8–14 April, misalnya, kenaikan CPO ditulis Rp271,48 di satu bagian dan Rp507,28 di bagian lain. Karena itu, artikel ini hanya mengutip level harganya, yang konsisten di seluruh laporan. Jika dihitung langsung dari dua level itu, harga CPO naik sekitar Rp378 per kg dan kernel sekitar Rp375 per kg dalam sepekan.

Defris juga menyebut Pemprov Riau terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan adil bagi petani swadaya maupun mitra plasma. "Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius," ujarnya. Pada laporan pekan sebelumnya, ia menyebut dukungan Pemprov Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau dalam upaya tersebut. Menurutnya, tata kelola harga yang lebih baik diharapkan menaikkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Bagaimana dibandingkan dengan rekor 2022?

Level Rp4.000 per kg punya arti psikologis bagi petani Riau. Namun, perbandingan dengan rekor sebelumnya perlu hati-hati karena acuan kelompok umurnya berbeda. Pada Maret 2022, ANTARA melalui Republika melaporkan harga TBS Riau untuk tanaman umur 10–20 tahun mencetak rekor Rp4.183,51 per kg untuk periode 9–15 Maret 2022. Kenaikan saat itu didorong lonjakan harga CPO acuan Malaysia di tengah gangguan pasokan minyak nabati global. Penetapan April 2026 memakai harga tertinggi untuk tanaman umur 9 tahun, sehingga kedua angka itu tidak bisa dibandingkan langsung.

Penetapan harga di Riau berlaku sepekan dan diperbarui setiap minggu mengikuti harga jual CPO dan kernel. Harga yang ditetapkan Disbun menjadi acuan pembelian TBS dari kebun mitra. Bagi petani swadaya yang menjual lewat pedagang perantara, harga di tingkat kebun bisa berbeda. Ringkasan harga sawit dan biodiesel terbaru tersedia di halaman harga.

Sumber & Referensi

Baca Selanjutnya