Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Berita

Uji Jalan B50 Capai 40.000 Km, ESDM Perketat Kadar Air B100 Jadi Maksimal 300 ppm

Hasil sementara uji jalan B50 pada sembilan kendaraan diesel menunjukkan mesin dan filter tetap baik. Spesifikasi B100 untuk B50 diperketat: air 300 ppm, monogliserida 0,47%, oksidasi 900 menit.

Kendaraan diesel dan bus di stasiun pengisian bahan bakar uji jalan di dataran tinggi
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (4 bagian)

Bandung — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan hasil sementara uji jalan biodiesel B50 pada sembilan kendaraan diesel menunjukkan mesin, filter bahan bakar, dan pelumas tetap dalam kondisi baik. Kendaraan di atas 3,5 ton telah menuntaskan target 40.000 km, sedangkan kendaraan di bawah 3,5 ton baru mencapai 40.000 km dari target 50.000 km. Untuk B50, pemerintah juga memperketat tiga parameter mutu B100: kadar air maksimal 300 ppm, monogliserida maksimal 0,47% massa, dan stabilitas oksidasi minimal 900 menit.

Paparan itu disampaikan Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi di stasiun pencampuran dan pengisian bahan bakar uji jalan B50 di Lembang, Jawa Barat, pada Selasa (21/4/2026). Pemerintah menargetkan mandatori B50 berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026.

Sembilan kendaraan, dua kategori

Menurut Katadata, uji jalan sektor otomotif melibatkan sembilan unit kendaraan dari pabrikan Jepang dan Eropa yang dibagi dua kategori:

  • Di bawah 3,5 ton: 4 unit dari 4 agen pemegang merek (ATPM), target jarak tempuh 50.000 km.
  • Di atas 3,5 ton: 5 unit kendaraan niaga berat berupa truk besar dan bus dari 4 ATPM, target 40.000 km.

Eniya menyebut jumlah kendaraan yang diuji untuk B50 lebih banyak dibanding pada uji B40. Ia menargetkan seluruh kendaraan di bawah 3,5 ton mencapai 50.000 km pada Mei 2026, setelah itu semua mesin akan diperiksa. Ada perbedaan jadwal di pemberitaan: detikOto menulis uji jalan dan pemeriksaan mesin ditargetkan rampung Juni 2026.

Rangkaian pengujian B50 dimulai dengan uji teknis laboratorium pada awal 2025 yang selesai pertengahan 2025. Uji pada mesin diesel kemudian berjalan serentak sejak 9 Desember 2025 di enam sektor: otomotif, pertambangan, alat mesin pertanian, transportasi laut, pembangkit listrik, dan perkeretaapian.

Spesifikasi B100 untuk B50 lebih ketat

Kementerian ESDM menyebut mutu bahan bakar yang dipakai memenuhi spesifikasi, dengan kandungan FAME sekitar 49–50%. Berdasarkan rekomendasi Komite Teknis Bioenergi Cair, tiga parameter B100 untuk B50 dibuat lebih ketat daripada batas yang berlaku untuk B40:

Parameter B100Batas untuk B40Batas untuk B50
Kadar airmaks. 320 ppmmaks. 300 ppm
Monogliseridamaks. 0,5% massamaks. 0,47% massa
Stabilitas oksidasimin. 720 menitmin. 900 menit

Penjelasan mengenai fungsi tiap parameter tersedia di halaman kamus istilah.

Performa, emisi, dan kondisi filter

Rilis ESDM merangkum hasil sementara sebagai berikut: performa kendaraan stabil tanpa penurunan berarti, konsumsi bahan bakar masih dalam standar pabrikan, kadar karbon monoksida (CO) dan opasitas di bawah ambang batas, serta komponen mesin, pelumas, dan sistem bahan bakar tetap baik sesuai rekomendasi pabrikan. Kondisi filter bahan bakar juga dilaporkan baik.

Pabrikan yang terlibat memberikan nada serupa. Kepada detikOto, Wakil Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Anton Rusli mengatakan sejauh ini tidak ada masalah berarti, dan bila muncul kendala perusahaan akan melakukan penyesuaian kecil. Direktur Sales & After Sales PT Hino Motors Sales Indonesia Susilo Darmawan menyebut masalah filter tersumbat yang kerap dikaitkan dengan biodiesel belum muncul dalam pengujian ini. Perwakilan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors menyatakan armada uji Mitsubishi Fuso belum menunjukkan tanda kerusakan dan pihaknya menunggu hasil setelah 50.000 km.

Anggota Gaikindo Abdul Rochim, seperti dikutip Listrik Indonesia, menilai hasil sementara ini menjanjikan dan berharap spesifikasi bahan bakar yang dipakai dalam uji ini menjadi standar saat B50 diterapkan.

Uji lanjutan di sektor lain

Menurut Katadata, uji serupa juga berjalan di sektor lain. Di pertanian, B50 diuji pada traktor roda dua, tiga, dan empat; di pertambangan melibatkan dua perusahaan, termasuk PT Harmoni Panca Utama di Samarinda; dan di sektor maritim B50 sudah diterapkan dalam uji layar kapal laut. Uji kereta api dijadwalkan pada rute Lempuyangan–Pasar Senen dan Gambir–Surabaya Pasar Turi, disusul uji menyalakan mesin di kawasan dingin Bromo, Jawa Timur. Pemerintah menyatakan keputusan kebijakan akan didasarkan pada hasil uji yang komprehensif. Sejumlah media mencatat hasil ini masih bersifat sementara dan pemeriksaan mesin setelah uji jalan belum dilakukan.

Sumber & Referensi