Perbedaan Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex: Angka Setana 48, 51, 53 dan Mana yang Membawa B50
Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex berbeda pada angka setana, kadar sulfur, status subsidi, dan kandungan B50. Berikut perbandingan dan panduan memilihnya.
Daftar isi (4 bagian)
Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex sama-sama bahan bakar mesin diesel yang dijual Pertamina, tetapi berbeda pada tiga hal utama: angka setana (Biosolar 48, Dexlite minimal 51, Pertamina Dex minimal 53), kadar sulfur, dan status subsidi. Sejak 1 Juli 2026, Biosolar dan Dexlite juga menjadi saluran penyaluran biodiesel B50, sedangkan Pertamina Dex tidak disebut dalam daftar produk B50 tersebut.
Perbandingan singkat
| Aspek | Biosolar | Dexlite | Pertamina Dex |
|---|---|---|---|
| Angka setana (CN) | 48 | Minimal 51 | Minimal 53 |
| Kadar sulfur | Tidak dirinci di sumber | Maksimal 1.200 ppm | Maksimal 300 ppm |
| Status | BBM bersubsidi, pembelian dibatasi | Non-subsidi | Non-subsidi |
| Penyaluran B50 (mulai 1 Juli 2026) | Ya | Ya | Tidak disebut |
| Harga di Jakarta per 31 Juli 2026 | Rp6.800/liter | Rp19.700/liter | Rp21.150/liter |
Angka setana dan sulfur dari detikOto dan Auto2000; status B50 dari Pertamina Patra Niaga via GNFI; harga dari CNBC Indonesia. Harga BBM non-subsidi berubah berkala—cek pembaruan di halaman harga.
Apa arti angka setana dan sulfur?
Angka setana (cetane number) menunjukkan kualitas penyalaan bahan bakar diesel; makin tinggi, makin baik pembakarannya. Menurut detikOto, Biosolar memiliki angka setana 48, terendah di antara ketiganya, sedangkan Pertamina Dex memiliki angka tertinggi, 53, yang diklaim membantu melindungi mesin, meningkatkan performa, dan menurunkan emisi gas buang.
Kadar sulfur juga membedakan ketiganya. Auto2000 mencatat Pertamina Dex mengandung sulfur maksimal 300 ppm, sedangkan Dexlite maksimal 1.200 ppm. Pertamina Dex juga mengandung paket aditif seperti demulsifier, deterjen, penghambat korosi, dan anti-busa, sementara aditif Dexlite lebih sederhana.
Kendaraan mana cocok dengan bahan bakar apa?
Auto2000 merekomendasikan Pertamina Dex untuk mobil diesel bersistem injeksi common rail, bermesin turbo, atau berteknologi emisi lanjutan seperti DPF dan EGR, serta kendaraan yang sering membawa beban berat atau menempuh perjalanan jauh. Dexlite dinilai cocok untuk mobil diesel lama atau tanpa common rail, mobil yang lebih banyak dipakai harian di kota, dan kendaraan niaga ringan tanpa sistem emisi canggih.
Biosolar adalah BBM bersubsidi yang penggunaannya dibatasi pemerintah, sehingga tidak semua pemilik kendaraan berhak membelinya, menurut detikOto. Otodriver mencatat Biosolar dan Dexlite ditujukan untuk mesin diesel putaran tinggi di kendaraan niaga, pertambangan, dan pelayaran. Rujukan utama tetap buku manual kendaraan masing-masing.
Bagaimana dengan B50?
PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan B50 secara bertahap melalui produk Biosolar dan Dexlite di SPBU dan agen penyalur sejak 1 Juli 2026, seperti dilaporkan GNFI. B50 berarti 50% bahan bakar nabati berbasis sawit (FAME) dicampur dengan 50% solar, naik dari B40. Pertamina Dex tidak disebut dalam rencana penyaluran B50 tersebut.
Bolehkah mencampur B50 dengan Dexlite atau Pertamina Dex di tangki? Business Solutions Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Anjar Rosjadi, seperti dikutip GridOto, menilai pencampuran itu sejauh ini tidak bermasalah berdasarkan pengalaman Isuzu. Menurutnya, karena B50 berada di kelas mutu terbawah di antara ketiganya, kualitas campuran justru cenderung naik saat dicampur bahan bakar bermutu lebih tinggi. Ia tidak menyebut rasio campuran ideal.
Penjelasan istilah FAME dan angka setana tersedia di kamus istilah Media Biodiesel.
Sumber & Referensi
- detikOto, "Dexlite untuk Kendaraan Apa Saja? Simak Beda dengan BBM Diesel Lainnya" (16 Maret 2025) — https://oto.detik.com/berita/d-7825623/dexlite-untuk-kendaraan-apa-saja-simak-beda-dengan-bbm-diesel-lainnya
- Auto2000, "Perbedaan Pertamina Dex dan Dexlite" (26 Mei 2025) — https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/perbedaan-pertamina-dex-dan-dexlite
- Otodriver, "Ini Jenis Solar Yang Dijual Oleh Pertamina" (31 Agustus 2024) — https://otodriver.com/berita/2024/ini-jenis-solar-yang-dijual-oleh-pertamina-inieadbbina
- GNFI, "Solar Baru Jenis B50 Resmi Meluncur, Sudah Coba?" (2 Juli 2026) — https://www.goodnewsfromindonesia.id/short/solar-baru-jenis-b50-resmi-meluncur-sudah-coba
- GridOto, "Penerapan Belum Merata, Suzuki Ungkap Efek Oplos B50 dan Dexlite di Jalan" (13 Juli 2026) — https://www.gridoto.com/amp/224395464/penerapan-belum-merata-suzuki-ungkap-efek-oplos-b50-dan-dexlite-di-jalan
- CNBC Indonesia, "Harga BBM Biosolar B50 di SPBU Pertamina, Berlaku 31 Juli 2026" (31 Juli 2026) — https://www.cnbcindonesia.com/news/20260731074607-4-755284/harga-bbm-biosolar-b50-di-spbu-pertamina-berlaku-31-juli-2026/amp