Senin, 2 November 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Harga & Pasar

Harga Biosolar dan Dex Awal November Tetap, HIP Biodiesel Berbeda

Biosolar Rp6.800, Dexlite Rp23.700 dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter pada 1 November. Angka HIP biodiesel Oktober tidak sama dengan harga SPBU.

Ilustrasi nosel pengisian solar dan truk di stasiun pengisian bahan bakar
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Jakarta — Harga Biosolar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter pada awal November 2026, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex di DKI Jakarta masing-masing Rp23.700 dan Rp25.200 per liter. Daftar harga per 1 November yang dihimpun CNBC Indonesia dan Katadata menunjukkan tidak ada penyesuaian untuk tiga produk diesel tersebut. Angka ini adalah harga eceran di SPBU, bukan Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel yang dipakai dalam perhitungan pengadaan bahan bakar nabati.

Harga diesel awal November: tidak berubah

Katadata, dengan merujuk laman resmi Pertamina, melaporkan bahwa perusahaan belum menyesuaikan harga BBM sejak Oktober. CNBC Indonesia juga mencatat harga Solar Subsidi Rp6.800 per liter, Dexlite Rp23.700, dan Pertamina Dex Rp25.200 untuk DKI Jakarta per 1 November. Cakupan geografis penting: harga dua produk diesel nonsubsidi tersebut tidak boleh otomatis dianggap berlaku sama di seluruh provinsi.

Dalam daftar yang sama, Katadata mencatat Shell V-Power Diesel Rp25.420 per liter dan menyebut harga itu tidak berubah sejak September. CNBC Indonesia menampilkan harga Rp25.420 pula untuk BP Ultimate Diesel dan Diesel Primus Vivo. Produk dari badan usaha dan spesifikasi berbeda ini bukan pengganti langsung angka harga Biosolar; membandingkan tarifnya tanpa memperhatikan jenis produk dan wilayah dapat menyesatkan pembaca.

Berita tentang harga yang bertahan juga perlu dibedakan dari prakiraan harga. Prediksi sebelum awal bulan bukan keputusan harga resmi. Yang dilaporkan dua media pada 1 November adalah daftar harga yang berlaku saat itu, bukan jaminan bahwa harga tidak akan berubah sepanjang November. Pengguna sebaiknya memeriksa informasi SPBU serta wilayahnya saat membeli.

HIP biodiesel berbeda dari harga di pompa

Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM menetapkan HIP bahan bakar nabati jenis biodiesel untuk Oktober 2026 sebesar Rp15.072 per liter ditambah ongkos angkut, efektif mulai 1 Oktober. Pengumuman resmi itu menyebut besaran konversi minyak sawit mentah (CPO) menjadi biodiesel sebesar US$85 per ton. HIP merupakan acuan harga biodiesel dalam program mandatori; ia tidak sama dengan tarif jual eceran Biosolar Rp6.800 per liter maupun harga Dexlite dan Pertamina Dex di pompa.

Hingga bahan ini disusun, angka HIP November belum diverifikasi dari pengumuman resmi EBTKE yang dibuka redaksi. Karena itu, nilai Oktober di atas tidak boleh dilabeli sebagai HIP November atau dipakai menghitung selisih biaya November. Pembaca dapat mengikuti pembaruan di data HIP biodiesel, sementara daftar harga BBM ada di halaman harga.

Apa kaitannya dengan B50?

Kementerian ESDM menjelaskan dalam siaran pers peluncuran Juli bahwa B50 merupakan bagian dari program mandatori biodiesel dan memperkirakan kebutuhan biodiesel pada skala program mencapai 16,7–18 juta kiloliter. Itu adalah proyeksi pemerintah ketika program diluncurkan, bukan realisasi penyaluran November. Perubahan kadar campuran dan harga jual di SPBU adalah dua hal terpisah: daftar harga yang tidak naik pada 1 November tidak membuktikan bahwa biaya produksi biodiesel atau kebutuhan pembiayaan program tidak berubah.

Untuk membaca angka secara tepat, catat tiga tanggal dan satuannya: harga eceran diesel yang diberitakan berlaku per 1 November 2026 dalam rupiah per liter; HIP biodiesel resmi yang berhasil diverifikasi berlaku Oktober 2026, juga rupiah per liter sebelum ongkos angkut; dan angka kebutuhan biodiesel ESDM merupakan perkiraan volume program dalam kiloliter. Tidak ada dasar dari tiga sumber tersebut untuk menyimpulkan harga B50 di seluruh Indonesia naik atau turun karena HIP November.

Sumber & Referensi