Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Edukasi

Mengenal Bioetanol E5, E10, dan E20: Dari Pertamax Green 95 hingga Target Mandatori 2027

Apa arti E5, E10, dan E20, apakah bensin campur etanol aman untuk kendaraan, dan bagaimana peta jalan mandatori bioetanol Indonesia yang beberapa kali bergeser.

Panen tebu dengan latar cerobong pabrik gula di Jawa Timur
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (4 bagian)

Bioetanol adalah etanol (alkohol) dari tanaman seperti tebu, singkong, jagung, atau sorgum yang dicampurkan ke bensin. Kode E5, E10, dan E20 menunjukkan persentase etanol dalam campuran: E5 berarti 5% etanol dan 95% bensin. Di Indonesia, bensin campuran bioetanol yang sudah dijual masih terbatas pada Pertamax Green 95 (E5), sementara pemerintah menyiapkan kewajiban E5 untuk bensin non-subsidi dan menargetkan E10 mulai 2027.

Cara membaca kode E5, E10, E20

Logikanya sama dengan kode biodiesel B40 atau B50 pada solar. Angka di belakang huruf menunjukkan porsi bahan bakar nabati. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, seperti dikutip Antara pada Juli 2026, menyatakan program etanol akan ditempuh bertahap meniru program biodiesel yang naik dari B10 ke B20, B30, hingga B50.

Etanol yang dipakai untuk bahan bakar harus berkadar sangat murni. Dalam diskusi Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (PUSKEP UI) pada November 2025, peneliti bioenergi Zarkoni Azis menjelaskan etanol anhidrat memiliki kemurnian di atas 99,5%, sedangkan etanol hidrat mengandung air sekitar 4–5%. Untuk etanol impor, Bahlil pada Maret 2026 menyebut kadar yang disyaratkan 99,9%, menurut Investor Trust.

Pertamax Green 95: E5 pertama di SPBU

Pertamina meluncurkan Pertamax Green 95 pada 24 Juli 2023 di Jakarta dan Surabaya. Menurut Katadata, produk ini merupakan campuran Pertamax (RON 92) dengan 5% bioetanol sehingga setara bensin RON 95. Etanolnya berasal dari molases tebu yang dipasok PT Energi Agro Nusantara, anak usaha PTPN X. Saat diluncurkan, harganya Rp13.500 per liter dan dijual di 15 SPBU.

Jaringannya kemudian bertambah. Listrik Indonesia mencatat pada Juni 2025 Pertamax Green 95 tersedia di 119 SPBU di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Volumenya masih kecil: data yang dikutip Katadata menunjukkan penyaluran Pertamax Green 95 sepanjang 2025 sebesar 16.234 kiloliter dengan kandungan bioetanol 812 kiloliter.

Apakah aman untuk kendaraan?

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, dalam diskusi PUSKEP UI yang dilaporkan Republika, menyatakan E10 aman bagi hampir semua kendaraan bermotor yang diproduksi sejak tahun 2000, merujuk uji ekstensif Asosiasi Produsen Otomotif Jepang (JAMA) di Asia Pasifik termasuk Indonesia. Ia sekaligus menekankan keraguan pemilik mobil dan motor lama perlu dijawab. Para pakar dalam forum itu sepakat E10 aman dengan syarat spesifikasi bahan bakar konsisten dan diterapkan merata di semua jaringan SPBU.

Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi bahkan meyakini mobil-mobil saat ini mampu menerima campuran hingga 30% etanol, seperti dikutip CNN Indonesia pada Juni 2026, meski pemerintah akan menguji secara terukur sebelum menetapkan tiap level campuran. Kementerian ESDM juga meminta Gaikindo memulai uji jalan E20. Pemilik kendaraan, terutama motor dan mobil lawas, tetap sebaiknya merujuk buku manual.

Peta jalan yang masih bergerak

Jadwal mandatori etanol beberapa kali berubah, dan sumber resmi tidak selalu seragam:

Waktu pernyataanTarget yang disebutSumber
Oktober 2025Bahlil: mandatori E10 hingga E20 mulai 2027KatadataOTO
Maret 2026Dokumen perjanjian dagang RI–AS (ART), seperti dilaporkan Investor Trust: E5 pada 2028, E10 pada 2030, upaya menuju E20Investor Trust
4 Juni 2026E5 wajib untuk bensin non-subsidi mulai semester II 2026, awal di Jawa; E10 pada 2028Katadata
17 Juni 2026E5 sebelum Desember 2026, E10 awal 2027, E20 Januari 2028; E5 menunggu Kepmen alokasi volumeCNN Indonesia
Juli 2026Bahlil: E10 pada 2027, E20 bertahap 2028–2029 setelah industri etanol domestik siapAntara, Metro TV

Benang merahnya: pemerintah tidak ingin mengganti impor bensin dengan impor etanol. "Kita tidak ingin begitu kita terapkan E20 tapi etanolnya kita impor," kata Bahlil usai sidang kabinet, seperti dikutip Metro TV dari Antara. Karena itu, satu hingga dua tahun ke depan difokuskan pada pembangunan industri etanol dan pasokan bahan baku dari tebu, singkong, dan jagung, termasuk kebun tebu terintegrasi dengan pabrik yang bisa beralih antara gula dan etanol seperti model Brasil.

Istilah seputar bahan bakar nabati lainnya dapat dibaca di kamus istilah Media Biodiesel.

Sumber & Referensi