Selasa, 20 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Kebijakan

Evaluasi B40 Semester I 2025: Tersalur 6,8 Juta KL, Harga Industri Disorot

ESDM melaporkan penyaluran B40 6,8 juta kL hingga Juni 2025 atau 50,4% dari target yang dipaparkan. Harga bagi pengguna industri non-PSO masih dikeluhkan.

Ilustrasi kapal tanker di terminal penyimpanan bahan bakar dengan tangki industri dan lanskap tropis
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Jakarta — Penyaluran biodiesel B40 sepanjang semester I 2025 mencapai 6,8 juta kiloliter, kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam paparan kinerja kementeriannya pada Senin, 11 Agustus 2025. Volume itu setara 50,4% dari target 13,5 juta kiloliter yang disampaikan pemerintah dalam paparan tersebut. Angka ini menggambarkan pelaksanaan campuran biodiesel 40% pada paruh pertama tahun, bukan bukti bahwa target setahun sudah terpenuhi.

Setengah target tahunan dalam enam bulan

Menurut laporan Bloomberg Technoz yang merujuk paparan kementerian, serapan B40 mencapai 6,8 juta kiloliter sampai akhir Juni. Sebagai pembanding, laporan itu menyebut pemanfaatan biodiesel sepanjang 2024, ketika campurannya masih B35, sebanyak 13,2 juta kiloliter. Perbandingan angka enam bulan dengan angka satu tahun tidak dapat langsung dipakai untuk menyimpulkan laju pertumbuhan tahunan; periode pengukurannya berbeda.

ANTARA mengutip Bahlil menyebut target 2025 sebesar 13,5 juta kiloliter dan capaian sementara 6,8 juta kiloliter. Persentase 50,4% berasal dari paparan kementerian. Dalam keterangan awal Januari, Kementerian ESDM pernah mengumumkan alokasi B40 2025 sebanyak 15,6 juta kiloliter. Perbedaan antara alokasi yang diumumkan pada awal tahun dan target yang dipakai dalam evaluasi Agustus perlu dibaca sebagai dua angka dengan konteks pelaporan berbeda; sumber-sumber yang tersedia belum menjelaskan secara rinci alasan selisihnya.

Karena itu, pembaca perlu membedakan alokasi, target dalam paparan, dan realisasi penyaluran. Ketiganya tidak dapat dipertukarkan. Daftar kebijakan dan perubahan kadar campuran tersedia pada halaman mandatori biodiesel, tetapi penilaian kinerja semester memerlukan angka penyaluran aktual.

Manfaat ekonomi dilaporkan pemerintah, harga industri disorot

ANTARA melaporkan paparan Bahlil yang menyebut penghematan devisa akibat program biodiesel pada 2025 sebesar US$3,68 miliar atau sekitar Rp60,37 triliun, serta tambahan nilai CPO yang diolah menjadi biodiesel sebesar Rp9,51 triliun. Angka itu merupakan perhitungan manfaat yang disampaikan pemerintah; tanpa rincian metode dalam kedua laporan yang dibuka, angka tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai hasil audit independen.

Di sisi biaya, ANTARA mengutip Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi yang mengakui keluhan beberapa perusahaan pengguna B40 non-PSO mengenai harga. Ia menyebut contoh harga yang bervariasi, dari sekitar Rp12.000 hingga Rp24.000, tanpa memerinci transaksi masing-masing dalam laporan tersebut. Maka rentang itu tidak dapat dipakai sebagai satu harga resmi B40 untuk seluruh industri.

Bloomberg Technoz, dalam laporan terpisah pada hari yang sama, menulis Bahlil sedang mencari formulasi agar harga B40 bagi perusahaan industri lebih terjangkau. Pemerintah belum menyajikan keputusan harga baru dalam laporan itu. Segmen industri non-PSO dan penyaluran PSO memiliki mekanisme berbeda, sehingga persoalan harga untuk industri tidak otomatis menggambarkan biaya bagi seluruh pengguna solar campuran.

Evaluasi berikutnya tidak hanya menyangkut volume

Capaian 6,8 juta kiloliter menunjukkan B40 telah disalurkan dalam skala besar pada enam bulan pertama. Namun, keberhasilan sepanjang 2025 masih bergantung pada penyaluran paruh kedua dan penyelesaian persoalan harga yang dihadapi sebagian konsumen non-PSO. Klaim manfaat ekonomi pemerintah juga perlu dipisahkan dari pengalaman pembeli di lapangan.

Menurut ANTARA, Eniya mengatakan uji jalan B50 belum dilakukan pada saat evaluasi ini, meskipun pemerintah membicarakan tahap campuran selanjutnya. Pernyataan mengenai B50 merupakan rencana, bukan bukti kesiapan teknis ataupun keputusan pelaksanaan. Untuk sementara, ukuran paling langsung dari B40 tetap volume yang benar-benar tersalur, mutu campuran, dan kejelasan biaya bagi berbagai segmen pengguna.

Sumber & Referensi

Baca Selanjutnya