Selasa, 3 November 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Harga & Pasar

CPO Malaysia Turun ke RM4.650 pada 2 November, Minyak Mentah dan Ekspor Disorot

Kontrak Januari sawit Malaysia ditutup RM4.650 per ton; pasar menimbang biaya ekspor Indonesia dan pelemahan minyak mentah.

Ilustrasi AI tangki minyak sawit dan kapal di kawasan pelabuhan tropis
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Jakarta — Kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) Malaysia untuk pengiriman Januari ditutup pada RM4.650 per ton pada Senin, 2 November 2026, turun RM31 atau 0,66% menurut laporan Reuters yang dimuat Business Recorder. Pelemahan pada sesi pertama November itu terjadi ketika pasar menimbang biaya ekspor CPO Indonesia yang lebih rendah dan harga minyak mentah yang melemah. Pergerakan bursa Malaysia ini bukan harga tender CPO Indonesia, bukan pula Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel bulanan.

Pasar kembali turun setelah penguatan akhir Oktober

InfoSAWIT, dengan mengutip laporan Bernama, mencatat kontrak Januari 2027 Bursa Malaysia ditutup pada RM4.681 per ton pada Jumat, 30 Oktober. Penutupan Senin yang dilaporkan Reuters menunjukkan pembalikan dari posisi tersebut. Perbandingan ini memakai bulan kontrak yang sama, tetapi tetap hanya menggambarkan dua sesi perdagangan, bukan tren harga jangka panjang atau harga fisik yang diterima petani.

Reuters mengaitkan penurunan dengan tekanan biaya ekspor Indonesia yang lebih rendah, minyak mentah yang melemah, dan kekhawatiran stok meningkat. Seorang pedagang yang dikutip Reuters mengatakan pemangkasan harga referensi dan pungutan ekspor CPO Indonesia untuk November mendorong penyesuaian daya saing di pasar Malaysia. Itu adalah penilaian pelaku pasar mengenai sebab pergerakan harga, bukan bukti bahwa satu kebijakan sendirian menentukan penutupan bursa.

Anilkumar Bagani dari Sunvin Group, sebagaimana dikutip Reuters, juga menyoroti belum adanya konfirmasi keringanan pajak ekspor sawit Malaysia. Dalam laporan tersebut, surveyor kargo memperkirakan ekspor produk sawit Malaysia pada Oktober meningkat dibandingkan September, tetapi rentang estimasinya lebar, 45,4%–73,5%. Estimasi surveyor tidak sama dengan statistik resmi ekspor akhir bulan.

Harga energi dan kegunaan sawit untuk biodiesel

Reuters mencatat minyak mentah melemah hampir 4% pada saat liputan pasar tersebut. Dalam ekonomi bahan baku, minyak fosil yang lebih murah dapat mengurangi daya tarik komersial sawit sebagai bahan biodiesel; hubungan pasar ini tidak berarti mandatori pencampuran biodiesel Indonesia otomatis berubah setiap kali harga minyak bergerak. Harga kontrak CPO juga dipengaruhi minyak nabati lain, nilai tukar ringgit dan persediaan, sehingga penjelasan satu faktor saja terlalu menyederhanakan situasi.

Perubahan harga November perlu dibaca bersama dasar kebijakan pungutan. Dalam siaran pers yang diterbitkan pada Maret, BPDP menjelaskan tarif pungutan ekspor CPO kelompok II sebesar 12,5% dari harga referensi Kementerian Perdagangan. Besaran dolar per ton akan mengikuti harga referensi yang berlaku, bukan langsung mengikuti penutupan harian satu kontrak bursa Malaysia. Karena itu, harga RM4.650 tidak boleh dikonversi secara serampangan menjadi tarif pungutan ekspor atau HIP biodiesel di Indonesia.

Implikasi bagi Indonesia

Secara analitis, persaingan harga lintas negara dapat memengaruhi daya saing penawaran ekspor sawit Indonesia. Namun laporan satu hari tidak cukup untuk menyimpulkan penerimaan BPDP akan turun, harga tandan buah segar (TBS) petani akan berubah, atau biaya B50 telah bergeser. Pungutan aktual bergantung pada pengapalan dan ketentuan yang berlaku; sementara harga TBS daerah ditetapkan dengan mekanisme serta periode yang berbeda.

Indonesia memiliki beberapa acuan yang harus dibedakan. InfoSAWIT mencatat tender KPBN di Dumai pada Jumat, 30 Oktober, sebesar Rp15.125 per kilogram tanpa PPN, sementara kontrak Januari Malaysia pada hari yang sama berada di RM4.681 per ton. Satuannya, pasar, lokasi, dan bentuk transaksinya berbeda. Pembaca dapat melihat seri harga CPO dan data HIP biodiesel secara terpisah; tidak ada dasar dari data di atas untuk menyatakan HIP berubah pada 2 November.

Sumber & Referensi