Senin, 2 November 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Harga & Pasar

Ringkasan Mingguan Biodiesel Indonesia: FAME, SAF, dan CPO (26–30 Oktober 2026)

Pekan 26–30 Oktober: pabrik FAME Bayas masih dikaji, pilot jelantah Banyumas dimulai, dan FCPO Malaysia melemah hingga Kamis. Harga Jumat belum tersedia.

Sampel biodiesel, buah sawit, laptop berisi grafik, dan kalender di meja redaksi
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (4 bagian)

Jakarta — Pada pekan Senin–Jumat, 26–30 Oktober 2026, Agrinas dan Pertamina baru menyepakati kajian pabrik FAME Bayas, sedangkan empat koperasi Banyumas mulai menguji pengumpulan jelantah untuk pasokan SAF Cilacap. Di pasar, kontrak CPO Januari Bursa Malaysia turun dari RM4.789 per ton pada Senin menjadi RM4.616 pada Kamis, sementara harga indeks pasar (HIP) biodiesel Oktober tetap Rp15.072 per liter di luar ongkos angkut. Data penutupan Jumat belum tersedia saat ringkasan ini disusun; angka pasar di bawah adalah angka terakhir yang dapat diverifikasi, bukan penutupan satu pekan penuh.

Ringkasan tiga kalimat

Penjajakan fasilitas FAME Bayas berkapasitas indikatif 600.000 ton per tahun belum menambah produksi B50. Percontohan jelantah Banyumas dan pemetaan biometana dari limbah sawit masih membutuhkan bukti volume, operasi, dan pembeli. Harga CPO pada berbagai instrumen bergerak tidak identik, sementara patokan HIP biodiesel berlaku bulanan dan tidak otomatis mengikuti perdagangan harian.

Angka pekan ini

IndikatorAwal/acuanTerakhir terverifikasiCatatan
FCPO Bursa Malaysia, kontrak Januari 2027RM4.789/ton (26 Okt)RM4.616/ton (29 Okt)Penutupan kontrak yang sama; Jumat belum dicatat.
KPBN Inacom, Franco Dumai, tanpa PPNRp15.018/kg (26 Okt)Rp14.963/kg (29 Okt)Senin penawaran tertinggi yang ditarik (WD), bukan transaksi; Kamis harga ditetapkan. Jangan dibaca sebagai perbandingan dua transaksi.
TBS Riau plasma, umur 10–20 tahunRp3.725,04/kg (21–27 Okt)Rp3.765,41/kg (28 Okt–3 Nov)Periode penetapan berbeda dari sesi bursa.
HIP biodiesel OktoberRp15.072/liter (berlaku 1 Okt)Belum termasuk ongkos angkut; bukan harga harian.

Harga KPBN adalah tender fisik, FCPO adalah kontrak berjangka Malaysia, dan ICDX adalah kontrak bursa domestik. Satuan, tanggal, serta mekanisme berbeda: jangan menghitung selisih lintas baris seolah-olah satu harga CPO. Lihat seri berkala di halaman harga dan data HIP biodiesel.

Enam perkembangan utama

  • FAME Bayas masih kajian. Agrinas menyatakan dua MoU dan satu HoA diteken 27 Oktober untuk menjajaki kolaborasi dengan Pertamina. Kapasitas terpasang 600.000 ton per tahun disebut indikatif; aspek teknis, finansial, hukum dan status aset masih harus diperiksa sebelum ada klaim tambahan pasokan.
  • Empat koperasi Banyumas masuk percontohan jelantah. Menurut ANTARA, Kementerian Koperasi dan Pertamina meluncurkan pilot pada 29 Oktober untuk rencana pasokan ke Kilang Cilacap. Rentang pembelian Rp5.000–Rp6.000 per liter dari warga adalah skema yang disampaikan menteri, bukan harga yang telah terbukti merata; belum ada volume SAF dari pilot baru.
  • BRIN menyebut potensi listrik dari limbah sawit 3,9 GW. Kepala BRIN Arif Satria mengaitkan angka perkiraan itu dengan POME dan tandan kosong. Itu bukan kapasitas terpasang atau daya listrik yang sudah disalurkan; metodologi proyek masih perlu ditelusuri.
  • PNRE memetakan sekitar 27 pabrik sawit di Sumatra untuk peluang biometana bersama Singapore LNG. Menurut laporan ANTARA dan CNBC Indonesia, studi kelayakan, pengangkutan, serta surat minat pembeli masih dikerjakan; pemetaan tidak sama dengan ekspor gas yang telah berlangsung.
  • Penetapan TBS antardaerah tidak seragam. Dalam data Riau, harga plasma umur 10–20 tahun untuk 28 Oktober–3 November adalah Rp3.765,41/kg; InfoSAWIT memuat angka kelompok umur tersebut dan nilai tertinggi umur sembilan tahun Rp3.785,87/kg. Skema swadaya, umur tanaman, dan periode lain tidak boleh dicampur dalam satu perbandingan.
  • FCPO Malaysia melemah menjelang akhir pekan. Reuters mencatat penutupan kontrak Januari RM4.616/ton pada 29 Oktober, sedangkan InfoSAWIT mencatat tender KPBN Dumai Rp15.100/kg pada 28 Oktober lalu Rp14.963/kg pada 29 Oktober. Perubahan satu pasar tidak langsung mengubah HIP biodiesel Oktober.

Yang perlu dicermati pekan depan

HEATECH Indonesia menjadwalkan pameran 3–5 November di JIExpo Kemayoran; pembukaan Rakernas MEBI diumumkan untuk 3 November di Hall A3. Situs penyelenggara mencantumkan jam pameran 10.00–18.00 pada Selasa dan Rabu serta 10.00–16.00 pada Kamis; jam pembukaan Rakernas belum disebut dalam undangan yang diterima redaksi dan tidak boleh disamakan dengan jam pameran. Pantau pengumuman HIP November dan pembaruan harga TBS Riau setelah periode 28 Oktober–3 November, tanpa mengasumsikan tanggal rilis atau nilainya sebelum diumumkan.

Sumber & Referensi