Jumat, 9 Oktober 2026 HIP Biodiesel Okt Rp15.072/liter HR CPO Okt US$1.042,15/MT TBS Riau Rp3.733,74/kg Mandatori B50 wajib
Berita

Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar Industri B50 dari IBT Pulau Laut, Blending 1.000 KL/Jam

Elnusa Petrofin menerima FAME B50 lewat kapal MT Ocean Link pada 1 Juli 2026 dan sehari kemudian menyalurkan Biosolar Industri B50 ke kapal OB Ocean Brave dari IBT Pulau Laut, Kalimantan Selatan.

Kapal tanker dan tongkang bersandar di dermaga terminal bahan bakar dengan tangki penyimpanan
Ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto peristiwa.
Daftar isi (3 bagian)

Jakarta — PT Elnusa Petrofin, anak usaha PT Elnusa Tbk dalam Subholding Upstream Pertamina, menyalurkan perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan, pada Kamis, 2 Juli 2026. Pengiriman pertama dilakukan ke kapal OB Ocean Brave untuk pelanggan VHS Patra Logistik, sehari setelah terminal menerima FAME berspesifikasi B50 melalui kapal MT Ocean Link pada 1 Juli 2026.

Langkah ini, menurut keterangan resmi perusahaan yang dikutip Investortrust, Republika, dan Metrotvnews pada Jumat, 3 Juli 2026, merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang kewajiban pencampuran biodiesel 50% ke dalam minyak solar, dengan skema pembiayaan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Rantai pasok lewat laut: FAME masuk, B50 keluar dengan kapal

Seluruh rangkaian awal di IBT Pulau Laut berlangsung lewat jalur laut. Terminal menerima pasokan FAME dan solar, mencampurnya, lalu menyalurkan hasil campuran kepada pelanggan industri, terutama sektor pertambangan. Kronologinya sebagai berikut:

  • Rabu, 1 Juli 2026 — penerimaan perdana FAME spesifikasi B50 melalui kapal MT Ocean Link.
  • Kamis, 2 Juli 2026 — penyaluran perdana Biosolar Industri B50 ke kapal OB Ocean Brave untuk pelanggan VHS Patra Logistik.

Pola ini relevan karena logistik laut sempat menjadi sorotan saat implementasi B40. Pada Juli 2025, Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi menyebut keterbatasan moda transportasi, fasilitas kapal (khususnya laju alir pompa), serta tangki penyimpanan, perpipaan, dan fasilitas pencampuran di TBBM sebagai kendala yang harus diatasi sebelum B50, seperti dilaporkan detikFinance.

Pencampuran otomatis 250–1.000 KL per jam

Terminal yang dikelola Elnusa Petrofin itu telah dilengkapi fasilitas Automatic Inline Blending (ILB), yang mencampur FAME dan solar secara otomatis di dalam jalur pipa. Kapasitas alirnya disebut 250 hingga 1.000 kiloliter per jam. Pencampuran dilakukan sebelum produk disalurkan kepada pelanggan.

Direktur Utama Elnusa Petrofin Doni Indrawan menyebut mandatori B50 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan menyatakan perusahaan bangga menjadi bagian dari ekosistem Pertamina Group. Ia menambahkan perusahaan berkomitmen pada keunggulan operasional dan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta akan memperkuat perannya melalui pengembangan infrastruktur, menurut Metrotvnews dan Republika.

Bagian dari peluncuran B50 di sisi industri

Penyaluran di IBT Pulau Laut berlangsung bersamaan dengan dimulainya B50 di jaringan ritel. Pada 1 Juli 2026, Pertamina Patra Niaga menyatakan 29 dari 126 terminalnya siap menyalurkan B50 pada tahap awal, dan jumlahnya akan bertambah bertahap selama masa transisi, seperti dilaporkan Antara. Kementerian ESDM juga menyebut alat berat, lokomotif, kapal, serta peralatan khusus pertambangan dan pertanian termasuk segmen yang telah menjalani uji kompatibilitas.

Elnusa Petrofin menyebut tujuan program ini antara lain meningkatkan pemanfaatan bahan bakar nabati domestik, mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil, mendukung target dekarbonisasi, dan memberi nilai tambah bagi industri sawit nasional. Rincian kebijakan mandatori dapat dilihat di halaman regulasi biodiesel.

AspekKeterangan
TerminalFuel Terminal IBT Pulau Laut, Kalimantan Selatan
OperatorPT Elnusa Petrofin (Pertamina Group)
Dasar hukumKepmen ESDM No. 257.K/EK.01/MEM.E/2026
Fasilitas pencampuranAutomatic Inline Blending, 250–1.000 KL/jam
Pasokan FAME perdanaMT Ocean Link, 1 Juli 2026
Penyaluran perdana B50OB Ocean Brave, 2 Juli 2026 (VHS Patra Logistik)

Sumber & Referensi